oleh

Ach. Dafid, Dosen Produktif UNIBA Madura Ekspresikan Intelektualitas Melalui Tulisan

Kabarmadura.id/Sumenep-Setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sumenep, Ach. Dafid melanjutkan studinya ke Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dengan mengambil Jurusan Teknik Mekatronika. Dia berkonsentrasi di bidang sistem kendali.

SYAHID MUJTAHIDY, SUMENEP

Ketika sudah semester 2, melalui keilmuan yang meyakinkan, Dafid bisa menjadi asisten dosen di UTM. Saat itu juga, dia mulai memutuskan untuk menulis buku. Alhasil, Dafid hanya butuh waktu setahun untuk menuntaskan karyanya yang pertama dengan berjudul ‘Fisika Dasar Teknik’ pada tahun 2015.

Hingga menjadi dosen di Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura, Dafid sudah menulis 7 buku, yakni dengan judul Motor Listrik; Dasar Rangkaian Listrik; Analisas dalam Perancangan Prototipe Heat Exchange Sheel dan Tube, dan lainnya.

Dosen asal Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Sumenep ini memiliki pandangan, menulis merupakan wujud dari mengekspresikan intelektualitas.

“Tidak ada kejenuhan dalam menulis, saya selalu berproses untuk memperbaiki kualitas saya dalam menulis. Sebab, menulis itu merupakan ekspresi olah intelektual dalam bentuk tulisan,” terangnya kepada Kabar Madura, Rabu (1/7/2020) siang.

Di samping itu, pria kelahiran 12 Desember 1993 ini tidak hanya menjadi dosen di UNIBA Madura. Akan tetapi, dia juga mengemban jabatan sebagai Ketua Jurusan Teknik.

Kepiawaian dalam manajemen organisasi, sejatinya sudah terbiasa dilakukan Dafid sejak kuliah di UTM. Pasalnya, dia pernah menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Mekatronika, Ketua Majelis Pemusyawaratan Kelas, Menteri Sosial BEM UTM, serta juga menjadi Ketua OSIS di SMAN 2 Sumenep.

“Kalau soal itu, sejatinya memang sejak siswa dan mahasiswa dulu sudah suka menggeluti organisasi, jadi sudah terbiasa. Tapi, saya masih muda, masih butuh support semuanya demi membuat UNIBA Madura, terutama Jurusan Teknik, lebih baik setiap tahun,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed