oleh

Achsanul Qosasi: Perbedaan Hadir untuk Dirayakan

Kabarmadura.id-Kerap kali perbedaan jadi penyulut permasalahan; mulai dari soal agama, politik, ras, bahasa, dan sebagainya.

Menyikapi polemik itu, tokoh nasional asal Madura Achsanul Qosasi menegaskan, sejatinya memang tidak sama, namun tidak lantas dijadikan landasan untuk tidak merawat kebersamaan. AQ mengajak untuk merayakan perbedaan di Hari Kemerdekaan, Senin (17/8/2020).

“Kita tidak akan pernah sama, tapi kita pasti bisa bersama. Perbedaan itu ada bukan untuk dipermasalahkan, tapi untuk kita rayakan. Selamat Hari Kemerdekaan,” jelasnya.

Di momentum kemerdekaan ini, pria asal Ďaramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep itu menjelaskan burung peliharaannya yang dikandangkan. Menurutnya, burung tersebut tidak memiliki kebebasan.

Akan tetapi, AQ-sapaan familiar dari Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) ini, menjamin makan dan kenyamanan dari sanggar tersebut dengan rutin membersihkannya.

“Mereka (burung) memang tidak merdeka, tapi kebutuhannya kami jamin. Mereka baru selesai mandi dan dijemur. Lalu, kami sediakan kebutuhan hariannya,” cerita AQ.

Sementara itu, Stoper Madura United Fachrudin W Aryanto yang baru pulang dari pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia menjadikan hari kemerdekaan sebagai momentum untuk lebih mensyukuri capaian yang dimilikinya.

Sebab, Fachrudin melihat, tidak semua bangsa Indonesia sudah hidup layak. Dia mengaku sering menjumpai di kota besar yang terluntang lantung mencati makan, serta masyarakat pedalaman yang kesulitan mendapatkan pendidikan yang baik.

“Iya, kalau seperti saya bersyukur saja. Soalnya, coba lihat di kota-kota ada kakek-kakek terkadang jualan, tapi sehari tidak laku satu pun. Di desa juga tidak hanya ekonomi, tapi pendidikan juga memilukan. Mereka belum merdeka di tengah pekikan merdeka,” tandasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed