Ada 4 Sungai Biang Banjir, Dana Normalisasi Satu Sungai Butuh Setengah Triliun

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) MEMPRIHATINKAN: Sungai Semajid yang membentang di sepanjang jalan Trunojoyo ditanami pohon pisang oleh oknum masyarakat.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN–Dalam kegiatan normalisasi sungai untuk antisipasi banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasanhanya menyediakan Rp900 juta. Anggaran itu sudah disahkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan tahun 2021.Sementara, anggaran idealnya adalah Rp500 miliar.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Konservasi dan Pelestarian Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pamekasan Ika Mulia Astutik, Kamis (28/1/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hal itu karena keterbatasan anggaran yang dimiliki. Bahkan anggaran sebesar Rp900 juta tersebut masih berpeluang terpangkas. Karenanya, kegiatan normalisasi hanya dapat dilakukan pada satu sungai, yaitu sungai Kelowang.

Sementara itu, Kabupaten Pamekasan memiliki empat sungai, antara lain: Sungai Semajid sepanjang 77 kilometer, Sungai Jombang sepanjang 4 kilometer, Sungai Kelowang sepanjang 6 kilometer dan Sungai Lembung Bunter sepanjang 11 kilometer.

Untuk bisa menormalisasi sedimentasi di sepanjang Sungai Semajid saja, DPUPR Pamekasan mengaku membutuhkan biaya sebesar Rp500 miliar.Sehingga dibutuhkan anggaran tirilunan untuk bisa melakukan normalisasi 100 persen pada keempat sungai tersebut.

“Kami sudah perhitungkan. Untuk normalisasi dan pembangunan sheet pile di Kali Semajid, itu kami butuh anggaran sekitar setengah triliun. Itumasih hitungan kasar,” ungkapnya.

Anggaran Rp900 juta itu, diakuinya tidak bisa melakukan normalisasi dengan optimal di Sungai Kelowang. Pihaknya mengakui bahwa jika kegiatan normalisasi dilakukan secara swakelola menggunakan alat berat,akan lebih efektif daripada dikontraktualkan.

Namun karena kegiatan normalisasi tersebut telah tercakup pada sistem informasi perangkat daerah (SIPD) sebagai kegiatan yang dikontraktualkan, maka harus dikerjakan pihak ketiga dengan menggunakan sistem lelang.

Kendati begitu, karena Sungai Semajid dan Sungai Jombang  berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), maka pihaknya akan mengajukan peminjaman alat berat berupa long arm kepada Pemprov Jatim untuk menormalisasi Sungai Semajid.

Pengajuan pinjaman alat berat itu akan dilakukan dengan memorindum of understanding (MoU). Sehingga, kegiatan normalisasi dapat berjalan di dua sungai, yaitu Sungai Kelowang dengan system kotraktual dan di Sungai Semajid secara swakelola.

Meski pada SIPD tidak tercatat kegiatan normalisasi pada Sungai Semajid, pihaknya bisa melakukannya menggunakan dana operasional. Selain itu.

Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan dan Pengendalian SDA Dinas PUPR Pamekasan Mudaffar mengatakan, sedimentasi sungai terjadi di semua sungai di Pamekasan.Bahkan, di sejumlah titik ada yang ditanami pisang.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan bakti sosial bersama masyarakat untukmembabat pohon pisang itu.

Namun pihaknya masih harus berhati-hati, karena diyakini akan berhadapan dengan pemilik pohon pisang tersebut. Sehingga koordinasi juga akan dilakukan dengan pemerintah kelurahan setempat, agar jika terdapat miskomunikasi dapat difasilitasi.

“Kami juga nanti akan berkolaborasi mengangkis sampah yang mengakut di sejumlah kaki jembatan,”  tukasnya.

Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Fathor Rohman berjanji akan mengupayakan anggaran normalisasi sungai yang hanya Rp900 juta itu tidak dipangkas, karena dinilai sudah sangat kecil jika mengingat kondisi sungai di Pamekasan begitu parah.

“Dinas paling disoroti itu dinas PUPR. Kalau musim kemarau, disoroti karena air tidak sampai. Kalau musim hujan disoroti karena banjir. Persoalan seperti ini harus ditangani serius. Kalau butuh anggaran, diajukan dong,” ucapnya. (ali/waw)

Grafik. Panjang Sungai di Pamekasan

 

  1. Sungai Semajid : 77 km
  2. Sungai Kelowang : 6 km
  3. Sungai Jombang : 4 km
  4. Sungai Lembung Bunter : 11 km

 

Anggaran Normalisasi

Tahun 2020 Tahun 2021
Anggaran Pemangkasan Anggaran Pemangkasan
Rp6 miliar Rp1,4 miliar Rp900 juta Berpeluang utuh

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *