oleh

Ada Sekolah Hanya Dapat Lima Siswa Baru, Disdik Sumenep Mulai Risau

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep memperpanjang masa pendaftaran peserta didik baru (PPDB) hingga September mendatang. Penyebabnya, sampai saat ini masih memberi kesempatan kepada sekolah, terutama di pelosok, untuk memenuhi target rombongan belajar (rombel).

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Sumenep Abd. Kadir menyampaikan, banyak sekolah terutama di pelosok yang sampai belum mampu mencapai pagu yang ditentukan.

“Sekarang itu di daerah tertentu ada yang sudah lebih dari pagu, ada yang malah sebaliknya, hanya terima siswa lima orang. Ketika dikonfirmasi ke sekolah, masih ada yang belum daftar, karena ada orangtuanya masih di luar daerah tapi berencana menyekolahkan anaknya di sekolah itu,” katanya, Senin (27/7/2020).

Bulan September jadi target, karena merupakan batasan terakhir pengajuan data siswa, dan sudah dihimpun atau dimasukkan ke dapodik. Sedangkan jumlah pagu rombel maksimal di setiap sekolah adalah 18 siswa.

Tetapi memang ada ketentuan agar sistemnya zonasi, agar pagu sekolah bisa seimbang, kecuali sekolah di program pesantren yang dibebaskan dari sistem zonasi dan pembagian siswa baru.

“Kalau di sini itu seperti di Sekolah Dasar Lukmanul Hakim, siswa baru yang mendaftar 400an lebih, kalau di pelosok boro-boro itu, sesuai standar saja jauh, karena ada yang sama sekali tidak ada yang mendaftar, artinya kelas satunya kosong,” imbuhnya.

Mengenai langkah jika sekolah tidak sesuai pagu hingga September mendatang, pihaknya belum memiliki solusinya. Saat ini, berdasarkan data yang masuk ke Disdik Sumenep, jumlah yang terdaftar sebanyak 6.503 siswa.

Namun data itu belum termasuk tiga kecamatan, yakni Ra’as, Arjasa, dan Masalembu, karena datanya belum masuk. Jumlah siswa tahun 2020 ini, terhitung jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2019, karena pada saat itu mencapai 27.319 siswa.

“Biasanya per 8 Juli data sudah valid, tapi berhubung sekolah masih menyanggupi ada tambahan, maka sampai Agustus mendatang bahkan setelahnya masih kami tunggu,” pungkasnyanya. (ara/waw)

 

 

Komentar

News Feed