Ahmad Faidul Mubarok Ingin Menjadi Atlet Nasional

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) BERTANDING: Atlet Voli Ahmad Faidul Mubarok saat mendapatkan juara voli di lapangan Desa Banyuajuh, Kamal, Bangkalan.

Pemain yang profesional terus menjadi angan dan impian bagi semua atlet, termasuk atlet voli. Sejumlah latihan dan kerja keras menjadi salah satu cara untuk mewujudkan mimpi menjadi atlet kelas nasional.

HELMI YAHYA, KABARMADURA.ID, BANGKALAN

Achmad Faidul Mubarok merupakan salah satu anggota dari tim voli Pandawa, Kecamatan Kamal. Lelaki dengan tinggi dekitar 178 cm itu sudah sejak kecil mencintai dunia olahraga.

Padahal orang tuanya tidak memiliki riwayat olahragawan, hanya saja karena sejak kecil dikenalkan dengan lingkungan yang sehat, maka dirinya tumbuh menjadi lelaki yang gemar olahraga.

Mubarok memiliki passion lebih pada olahraga voli, posisinya di tim voli memiliki tanggung jawab besar sebagai smasher. Sedangkan jika di olahraga sepak bola, dirinya sering diberikan tanggung jawab sebagai seorang penjaga gawang. “Saya memang lebih tertarik di voli, posisinya lebih menantang,” terangnya.

Bahkan bersama tim volinya selalu rutin bersama melakukan latihan setiap Selasa dan Jumat. Bahkan setiap latihan, para atlet saling bersaing untuk bisa mengungguli teman-teman.

”Meski latihan bersama sama, setiap atlet memiliki semangat yang hebat untuk meningkatkan kemauan minatnya itu,” tuturnya.

Menurut lelaki yang akrab disapa Barok tersebut, selain rutin menjalani latihan bersama. Klub voli tersebut juga kerap kali melakukan latihan bersama antar klub, atau yang biasa disebut sparing. Sehingga dengan sparing, para atlet jauh lebih bersemangat dan terpacu untuk memenangkan pertandingan meskipun hanya laga persahabatan.

”Saya dan teman-teman menganggap pertandingan itu seperti kompetisi, jadi tidak boleh tanggung,” tuturnya.

Persiapan diri dan latihan rutin akan membuat para atlet terjaga tenaga dan staminanya. Selain latihan yang dijadwalkan klub, para atlet juga terbiasa berolahraga rutin setiap hari. Mulai dari pagi, dan bersepeda di sore hari.

”Sebisa mungkin, setiap hari tetap harus berolahraga, kemudian menjaga pola makan agar tetap sehat dan teratur,” ucap mahasiswa UTM itu.

Sehingga, suatu saat Barok menginginkan dirinya menjadi atlet voli yang bisa berlaga di kejuaraan nasional. Sehingga untuk mencapai tujuan tersebut, harus terus diperjuangkan dengan mengembangkan kemampuannya dan tetap pada jalan hidup yang sehat.

“Setelah semua upaya jasmani sudah dilakukan, maka tinggal berdoa dan measrahkan kepada Allah,” ucapnya.

Ketua KONI Bangkalan Moh Fauzan Jakfar menyampaikan, minat dan semangat para atlet di berbagai cabor yang muncul dari desa dan kecamatan akan menjadi prioritas perhatian KONI. Sebab, dari sana nantinya atlet profesional bisa saja muncul. ”Kami sudah melakukan pemantauan, dan pendataan untuk pembinaan, agar mereka bisa lebih semangat lagi,” pungkasnya. (hel/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *