oleh

Akademi Kesehatan Sumenep Resmi Dibuka

Kabarmadura.id/SUMENEP-Akademi Kesehatan Sumenep (AKS) Program Studi D3 Farmasi resmi dibuka. Kampus baru ini, berada di bawah Badan Penyelenggara  Lembaga Pendidikan (BPLP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep.

Peresmian itu, ditandai dengan penandatanganan keputusan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VII Jawa Timur Suprapto di gedung Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumenep, Senin (7/10/2019).

Kepala LL Dikti Wilayah VII Jawa Timur Suprapto mengatakan, hal tersebut dalam rangka pengembangan pendidikan. Sebab, saat ini banyak kebutuhan bidan, baik di rumah sakit atau institusi pemerintahan Sumenep.

“Sekarang masyarakat Sumenep sudah tidak usah jauh- jauh mencari jurusan kebidanan, di Sumenep sudah ada. Selain itu, juga sangat penting dalam memenuhi kebutuhan tenaga di apotik, apoteker,” katanya.

Untuk dosen AKS, tegas Suprapto, pemerintah telah menetapkan standar nasional pendidikan tinggi di Indonesia, dengan dikeluarkannya Permendikti Nomor 44 tahun 2015, sehingga aturan mengenai standar penyelenggaraan pendidikan sudah sangat jelas.

Dosen harus memiliki kepangkatan minimal asisten ahli. Meski demikian, Supapto berharap agar standar minimal yang telah dipenuhi, tetap harus dilakukan penyesuaian.

Sementara itu, Direktur AKS Ach.Novel menyatakan, keberadaan akademi kesehatan itu merupakan perdana di Sumenep. Dengan demikian, keberadaannya diharapkan menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Sumenep.

Bahkan menurutnya, dengan adanya Undang-Undang Nomor  36 Tahun 2014, wajib hukumnya asisten apoteker berasal dari lulusan D3 farmasi

Novel menjelaskan, izin AKS dimulai sejak 12 September 2019. Izin operasional akademi kesehatan dengan farmasi, juga sudah didapat setelah ditandatangani oleh LL Dikti wilayah Jawa Timur. Dia berharap, dengan adanya AKS, mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) di Sumenep yang berkualitas, utamanya di bidang kesehatan.

“Insya Allah pekan  depan sudah dimulai proses belajar mengajar,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Sumenep Ach. Fauzi mengucapkan terima kasih atas adanya pengembangan akademik di Kabupaten Sumenep.  Dengan begitu, AKS diharapkan menjadikan kualitas masyarakat Sumenep dalam bidang ilmu kesehatan semakin maju.

“Masyarakat Sumenep diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesahatan,” pungkasnya. (imd/waw)

Komentar

News Feed