Akhir Tahun, Serapan DAK di Sampang Masih 80 Persen

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) RAWAN AMBRUK: Kondisi bangunan sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Sampang membutuhkan rehab.

KABARMADURA.ID | SAMPANG – Serapan anggaran untuk pembangunan fasilitas sekolah dari dana alokasi khusus (DAK) masih 80 persen. Sedangkan waktu untuk penggunaan anggaran dari pemerintah pusat, sudah tersisa dua bulan. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Arif Budiansor, Rabu (27/10/2021).

Menurutnya, total anggaran DAK tahun 2021 sebesar Rp19,6 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pekerjaan 59 paket fisik.  Rinciannya, sebanyak 38 paket lelang dan sisanya 21 paket penunjukan langsung (PL). Namun semua pekerjaan sudah dilaksanakan, sebagian masih proses pengerjaan.

“Kemungkinan akhir tahun bisa 100 persen. Karena banyak pekerjaan masih dalam tahap penyelesaian,” ujarnya.

Dia menuturkan, selalu mengingatkan kontraktor atau pelaksana agar menjaga kualitas bangunan. Sebab banyak bangunan belum berumur lima tahun sudah rusak. Sehingga harus dianggarkan lagi. Sehingga untuk mengantisipasi adanya pembangunan ulang, hasil konstruksi harus kuat. Termasuk pemasangan kuda-kuda penyangga atap.

“Karena jika sembarangan memasang kualitas kayu akan mempengaruhi ketahanan bagian atap. Kami sudah ada kesepakatan dengan pelaksana, jika ada lebih anggaran akan menggunakan kuda-kuda besi baja. Sehingga penggunaan ruang kelas semakin lama. Bahkan kami akan dorong percepatan penyerapan. Dari Rp19,6 miliar bisa terserap seratus persen,” tuturnya.

Sekedar diketahui, data DAK tahun 2021 digunakan untuk rehab ruang kelas baru  (RKB) dengan anggaran Rp144 juta setiap kelas. Delapan toilet, masing-masing senilai Rp10.500.00, dan 15 lokasi rehab perpustakaan dengan pagu anggaran Rp131. 700.000.

Selain itu, proyek bangunan perpustakaan sebesar Rp219. 500.000, RKB dianggarkan Rp240.000.000 setiap ruang dan untuk rehab ruang senilai Rp138.000.000. Proyek paket yang dilelang adalah Pembangunan gedung perpustakaan, ruang kelas, bangunan kelas. Sementara proyek penunjukan langsung adalah rehab perpustakaan, rehab ruang guru, dan toilet.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *