oleh

Akhirnya Dinkes Bangkalan Izinkan Sekolah Gelar PTM dengan Syarat Khusus

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan akhirnya memberikan kelonggaran bagi sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Sebelumnya, PTM tidak mendapat izin lantaran Bangkalan masih zona merah penularan Covid-19, atau dalam risiko tinggi.

Selain itu, dilaksanakannya PTM juga atas desakan sejumlah wali murid dan kepala sekolah agar pemerintah daerah segera memastikan kepastian tentang pendidikan.

Namun, sekolah diizinkan menggelar PTM, namun harus memenuhi protokol kesehatan Covid-19, termasuk sarana dan prasarana (sarpras) penunjangnya. Sarpras itu seperti tempat cuci tangan, face shield, termometer, kamar mandi, hingga penataan jarak bangku di kelas.

Selain masalah protokol kesehatan, wilayah yang menggelar PTM harus sudah masuk zona kuning, atau peta penularan dengan risiko ringan.

Pada wilayah dengan zona orange, atau risiko sedang, juga dibolehkan menggelar PTM dengan batas maksimal siswa  yang masuk setiap hari adalah 25 persen dari seluruh jumlah siswa di sekolah itu.

“ Kalau zona kuning batas maksimalnya 50 persen, tapi tetap harus memenuhi protokol kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Sudiyo, Rabu (23/9/2020).

Namun yang terpenting, harus ada izin tertulis dari wali murid. Sesuai dengan keputusan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 Bangkalan, PTM itu sifatnya masih percobaan.

“Saya hanya memberikan rekomendasi protokol kesehatan untuk pelaksanaannya Disdik, kemarin masih dalam pembahasan,” pungkasnya. (02km/waw)

Komentar

News Feed