Akhirnya, Penerbangan Perintis ke Kepulauan Resmi Dibuka

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Setelah menunggu sekian lama, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep membuka secara resmi jalur transportasi udara Sumenep-Pulau Pagerungan. Penerbangan perdana dilakukan pada Rabu (25/9), setelah sukses melakukan uji coba seminggu sebelumnya, Rabu (18/9).

Penerbangan perdana itu menggunakan pesawat Susi Air dengan membawa 10 penumpang. Penumpang tersebut di antaranya Kepala Bandara Klas IIB Indra Triantono, Bupati Sumenep A. Busyro Karim, dan beberapa pejabat terkait di lingkungan pemkab setempat.

Bupati Sumenep A. Busro Karim menyampaikan, penerbangan ini (Sumenep-Pegerungan) melewati proses panjang. Beberapa kali melakukan rapat supaya ada penerbangan dari daratan ke kepulauan dan akhirnya saat ini terwujud berkat kerja keras semua stakeholder.

“Penerbangan ke Pulau Pagerungan ini dilayani maskapai Susi Air dengan pesawat berkapasitas 10 penumpang,” ujarnya.

Dijelaskan, penerbangan perintis ke Pulau Pagerungan itu bisa dilaksanakan setelah turunnya Keputusan Menteri Perhubungan pada awal September 2019 tentang perubahan status Bandara Pagerungan, dari bandara khusus menjadi bandara umum. Bandara Pagerungan di Pulau Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Sumenep merupakan bandara yang dikelola oleh salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) migas, yakni Kangean Energy Indonesia (KEI). Selama ini, bandara tersebut hanya dipergunakan untuk kepentingan dan kelancaran operasional perusahaan tersebut.

“Semoga penerbangan di Sumenep didukung dan dipergunakan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep Agustiono Sulasno mengutarakan, saat ini penerbangan ke kepulauan sudah terealisasi. Diharapkan, adanya penerbangan ini dapat memberikan kemudahan, khususnya kepada masyarakat kepulauan. Dengan begitu masyarakat harus besyukur atas adanya penerbangan ini. Sebab, hal tersebut butuh perjuangan yang panjang hingga terwujud saat ini.

“Kami minta dukungan dari semua masyarakat Sumenep, pemerintah dan seluruh pihak di bandara,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk penerbangan saat ini dilakukan satu kali dalam seminggu, yakni pada hari Rabu. Dan mungkin jika berkembang nantinya bakal ada penambahan jadwal penerbangan.

“Semua ini berkat doa masyarakat serta kerja keras pemerintah,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *