oleh

Akses Terbatas, Pelayanan untuk Pekerja Kepulauan Tidak Maksimal

Kabarmadura.id/Sumenep--Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumenep mengaku mengalami keterbatasan dalam memberikan pelayanan kepada pekerja yang ada di kepulauan. Kepala bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnakertrans Sumenep Ach Kamarul Alam menyampaikan, akses yang sulit menjadi salah kendala utamanya.

“Ada memang perusahaan besar di kepulauan, tapi koneksinya langsung ke Surabaya, bukan ke kami, sehingga kami tidak tahu apa saja yang berhubungan dengan kebijakan perusahaan tersebut,” katanya, Rabu (19/8/2020).

Termasuk upah yang diterima karyawan, pihaknya juga mengaku tidak tahu, tetapi berhubung perusahaan yang sudah besar pasti sesuai dengan upah minimum kerja (UMK).

Termasuk yang terjangkau program prakerja pihaknya juga tidak tahu menahu, dan karyawan kepulauan yang tersentuh BPJS ketenagakerjaan juga tidak bisa dipastikan efektif.

“Mau gimana lagi,  akses jaringan yang sulit juga menjadi masalah di sana. Baik untuk mengajukan prakerja maupun program-program yang lainnya, yang disediakan pemerintah,” imbuhnya.

Termasuk sosialisasi untuk pengembangan kinerja pihaknya juga belum bisa memberikan fasilitas, sebab selama ini pihaknya tidak pernah turun dan memantau langsung ke lokasi.

“Kalau ke sana waktunya saja tidak cukup satu minggu, apalagi dengan sosialisasinya. Sementara anggaran tidak ada. Kapalnya saja kan tidak langsung bisa balik hari itu juga, harus menunggu terlebih dahulu,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Siti Hosna menyampaikan, mestinya pemerintah harus mempunyai inisiatif lain, misalnya dengan memanggil atau memberikan fasilitas di daratan.

“Kan banyak yang merantau atau sekolah di sini, itu bisa dimanfaatkan,” sarannya. (ara/pai)

Komentar

News Feed