Aktivitas Legislator Didanai Rp10 M Lebih per Tahun

  • Whatsapp
KANTOR DPRD SAMPANG: Upaya peningkatan kapasitas kelembagaan DPRD Sampang setiap tahun menguras APBD hingga puluhan miliar.

Kabarmadura.id/SAMPANG-Program peningkatan kapasitas kelembagaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, setiap tahun menelan anggaran hingga puluhan miliar rupiah. Namun, produktivitas kinerja mereka masih kerap dipertanyakan dan diragukan oleh berbagai kalangan.

Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Madura dari website resmi Pemerintah Kabupatren (Pemkab) Sampang, pada tahun 2018, dana yang dihabiskan untuk peningkatan kelembagaan perwakilan rakyat daerah mencapai Rp10 miliar, sedangkan tahun ini peningkatan kapasitas itu kembali dianggarkan Rp10 miliar. Perincian (lihat grafik).

Salah satu tokoh pemuda Sampang, Moh. Sidik menilai, produktivitas kinerja para wakil rakyat di Kota Bahari itu, belum berbading lurus dengan besaran dana peningkatan yang dihabiskan setiap tahun. Pasalnya, peranan DPRD sebagai representasi masyarakat untuk memperjuangkan semua kepentingan warga, belum terealisasi secara maksimal.

Terlebih, banyak warga di berbagai wilayah, khususnya di wilayah pelosok, belum terkaver bantuan dan diperhatikan oleh pemerintah daerah.

“Mestinya dengan dana miliaran ini, para wakila rakyat lebih maksimal dalam memperjuangkan hak-hak rakyat miskin. Semua kepentingan rakyat harus selalu diutamakan,” Ujar pria yang akrab disapa Didik itu kepada Kabar Madura.

Didik berharap, para DPRD di Sampang dapat menjalankan fungsinya sebagai legislasi, anggaran dan pengawasan dengan maksimal. Sehingga dana miliaran untuk peningkataan kelambagaan itu, benar-benar bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Di sisi lain, paparnya, fungsi pengawasan DPRD tersebut, terkesan kurang maksimal, karena banyak pengerjaan proyek pembangunan di berbagai wilayah yang luput dari pengawasannya, kendati tidak dikerjakan sesuai perencanaan awal, sehingga banyak proyek pembangunan yang kualitas pengerjaannya jelak dan tidak bertahan lama, lantaran tidak diawasi.

“Kami menilai, tiga fungsi DPRD ini belum dijalankan secara maksimal, meskipun sudah tersedia anggaran miliaran. Kami harap para wakil rakyat ini dapat menjalankan fungsi dan tugasnya dengan lebih baik lagi,”terangnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sampang. Moh Anwar Abdullah mengatakan, semua pimpinan dan anggota DPRD sudah menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Para wakil rakyat itu, aktif melakukan serap aspirasi dari masyarakat, kunjungan kerja (kunker), reses dan berbagai program kerja lainnya.

Ia menegaskan, outpun dari kegiatan reses, kunker dan sebagainya itu sangat jelas, semua aspirasi rakyat ditampung dan dibahas dengan pemerintah daerah. Sehingga kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, betul-betul berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak.

“Yang jelas, selama ini para DPRD sudah menjalankan samua program kerjanya dan fungsinya dengan baik, kami kira anggaran peningakatan kapasitas ini sangat bermanfaat dan output jelas dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,”tukas Anwar. (sub/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *