Akui Tidak Bisa Tindak Galian C Ilegal

  • Whatsapp
TANPA PENINDAKAN; Tampak seorang menggunakan galian batu sebagai bahan bangunan.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan, akui tidak bisa berbuat banyak terhadap maraknya aktivitas galian C yang ada di beberapa daerah wilayah setempat. Petugas penegak peraturan daerah itu bedrail, wewenang untuk menindak aktivitas galian C mutlak berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Pelaksana Tugas  (Plt) Kepala Satpol PP Pamekasan Kusairi menyatakan, pihaknya sampai saat tidak pernah menerima pemberitahuan terkait aktivitas galian C di wilayahnya, baik aktivitas galin yang dilakukan secara individu atau pun perusahaan yang berada di wilayah setempat.

“Waktu saya jadi Camat Batu Marmar tidak pernah ada perizinan yang masuk kepada saya, dan sekarang tidak pernah ada tembusan izin ke kami (Satpol PP, red),” paparnya, Kamis (3/10)

Sejauh ini kata Kusairi, pihaknya hanya sebatas melakukan koordinasi dengan semua pihak, termasuk semua tokoh masyarakat dan seluruh kepala desa yang ada di Pamekasan, agar kegiatan galian tetap memperhatikan keasrian lingkungan sekitar.

Pun demikian jika pihaknya menemui masyarakat yang melakukan penambangan ilegal di Pamekasan. Pihaknya dengan sigap melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim, terkait solusi atau langkah yang harus ditempuh, sehingga aktivitas pertambangan ilegal itu bisa teratasi.

Lebih lanjut Kusairi mengungkapkan, tujuan utama dalam kegiatan pengawasan dan penindakan pada pelaku pertambangan, adalah kelestarian lingkungan yang tetap terjaga dengan baik.

“Saya tetap koordinasi dengan seluruh stakeholder, utamanya dengan Pemprov Jatim karena ini merupakan kewenangannya,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Rida’i meminta agar Satpol PP sebagai penegak perda, aktif melakukan pengawasan terhadap aktivitas galian C yang ada di wilayah setempat. Hal itu bertujuan agar supaya kelestarian lingkungan Pamekasan, tetap terjaga dengan baik.

“Mari kita sama-sama jaga lingkungan sekitar kita, jangan sampai aktivitas pertambangan merusak lingkungan sekitar,” imbaunya. (rul/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *