Alhamdulillah, Apresiasi Kabar Rihlah Masjid Berdatangan

  • Whatsapp
RIHLAH: Kru Kabar Madura, KMAvis, Aktivis Rohis Universitas Bahauddin Mudhary dan Yayasan Madura Peduli Indonesia (YMPI) bergotong-royong membantu rehabilitasi Masjid Nurul Iman, Kalianget, Sumenep, Jumat (4/11/2020).

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Berapa jumlah masjid di Madura? Sebagai wartawan, kami tidak tahu jumlah pastinya. Meski Kementerian Agama memiliki data daftarnya, itu hanya ada by name by addres. Ketika ditanyakan apakah bisa kami mendapatkan lebih jauh tentang profil masjid tersebut, ternyata, hanya sebagian kecil yang mereka ketahui.

Ya, masjid bagi warga Madura bukan hanya sebagai rumah Tuhan, tetapi juga simbol kebanggaan bagi lingkungan berdiam. Berlomba untuk memperbaiki masjid menjadi lebih baik, akan sering terlihat di lingkungan domisili warga Madura.

Bulan Ramadan lalu, Kabar Madura menginisiasi untuk menghadirkan Kabar Rihlah Masjid. Kata rihlah, sengaja digunakan oleh Kabar Madura karena tujuannya bukan semata untuk menghadirkan informasi belaka tentang masjid tersebut. Lebih luasnya, kru yang menerima tugas menganggap bahwa liputan ke masjid-masjid juga sebagai pengenalan dan penelitian lebih dalam.

Ya, kata rihlah (bahasa Arab: الرحلة‎, arti literal “Perjalanan”) adalah istilah dalam bahasa Arab untuk praktik menempuh perjalanan panjang bahkan hingga ke luar negeri, dengan makna khusus yaitu sebuah petualangan untuk mencari dan mengumpulkan hadits atau menuntut ilmu agama, juga makna secara umum untuk perjalanan dalam rangka penelitian atau melancong. Ar-Rihlah juga kemudian dijadikan judul dari berbagai literatur yang memuat catatan dan pengalaman sepanjang perjalanan dari para pelakunya.

Kabar Rihlah Masjid yang Kabar Madura sediakan juga menghadirkan literatur dan bahkan sejarah ihwal berdirinya masjid. Banyak masjid-masjid meski melakukan pemugaran secara total, nyatanya masih menyisakan beberapa keping sejarah atau bukti sejarah. Jadilah, semangat kru Kabar Madura terus meningkat.

Semangat untuk memperluas Kabar Rihlah Masjid ditingkatkan setelah Kabar Madura Group melahirkan Kabar Madura Audio Visual dengan nama ringkas KMAvis. Secara berkelanjutan, program Rihlah Masjid yang dikembangkan Kabar Madura cetak dan KMAvis akhirnya melahirkan apresiasi.

Apresiasi pertama, datang dari Aktivis Rohis Universitas Bahauddin Mudhary. Melihat kegetolan kru Kabar Madura untuk menyajikan rihlah masjid, mereka ikut menyokong program bersih-bersih masjid.

Apresiasi kedua datang dari Yayasan Madura Peduli Indonesia (YMPI). Yayasan tersebut juga ikut serta terlibat dalam Kabar Rihlah Masjid untuk membantu beberapa kebutuhan masjid yang diliput oleh Kabar Rihlah Masjid.

Kolaborasi antara Kabar Madura, KM Avis, Rohis Uniba dan YMPI dalam rubrik Kabar Rihlah Masjid, juga menarik minat Master Max Community. Kumpulan para pemotor tersebut menyatakan akan ikut serta dalam rihlah masjid.

Ini hanya pengantar tentang Kabar Rihlah Masjid, karena rihlah masjid yang sebenarnya adalah saat kami bersama-sama berada dalam senda gurau bersama dengan takmir, remaja masjid, dan juga warga sekitar saat mengepel lantai masjid, mengecat tembok masjid dan tentunya menyeruput kopi hantaran warga. Semoga terus istiqamah Kabar Madura untuk selalu melakukan Rihlah Masjid. Amien. (Redaksi KM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *