Ali Masykur: Pemimpin Itu Tidak Anti Kritik

  • Whatsapp
(FOTO: KM KHOYRUL UMAM SYARIF) MEYAKINKAN:  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Ali Masykur saat memberikan pemeparan tentang pentingnya menjadi seorang pemimpin yang amanah.

KABARMADURA.ID;PAMEKASAN– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Ali Masykur, pada saat menjadi pembicara pertama di kegiatan seminar kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi  (BEM FIA) Universitas Madura (Unira), Senin (12/4/2021). Dalam seminar itu dia  mengatakan menjadi pemimpin masa depan yang bisa diterima oleh semua kalangan salah satu kuncinya harus tidak anti kritik.

Kegiatan seminar kepemimpinan yang mengusung tema besar  “Pemuda Muda Harapan Masa Depan”  mendatangkan 3 pembicara, dengan diikuti oleh mahasiswa Unira yang pelaksanaan sesuai protokol kesehatan (protkes) Covid-19. Untuk pembicara pertama dari DPRD Pamekasan, Ali Masykur dengan membahas secara khusus mengenai kepemimpinan transformasional dalam pemerintahan, berlokasi di Hotel Cahaya Berlian di Pamekasan.

Ali Masykur dalam pemaparannya memberikan pesan untuk menjadi seorang pemimpin harus menjadi suri teladan yang baik dalam merancang, ataupun mengeksekusi berbagai program yang sudah menjadi keputusan bersama.  Sehingga untuk realisasinya bisa sukses sesuai dengan target yang diinginkan.

“Pemimpin itu harus mengilhami kepada anak buahnya, karena seorang pemimpin adalah miniatur dari apa yang dia pimpin, karenanya pemimpin harus menjadi tauladan kepada yang lain,”tuturnya.

Anggota Komisi I DPRD Pamekasan tersebut juga menjelaskan tentang pentingnya seorang pemimpin masa depan mempunyai skill, yakni: planning, organizing, actuating, dan controlling, sehingga segala halnya bisa terakomodir dengan baik, utamanya dalam menjalankan proses kerangka kerja yang objektif guna untuk mengejar tujuan yang ingin dicapai.

“Syarat menjadi seorang pemimpin dalam birokrasi itu, syaratnya adalah girah perjuangan untuk menjadi seorang pemimpin, kalau adik-adik hari ini aktif di BEM Unira, saya yakin di masa depan ada yang menjadi anggota DPRD Pamekasan,” ulasnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, menilai sosok seorang  pemimpin hari ini jauh berbeda dengan pemimpin masa lalu, sebab pemimpin masa kini harus bisa tidak berjarak dengan rakyat, pemimpin hari ini adalah pelayan bagi masyarakatnya, sehingga perlu adanya upaya yang optimal dari seorang pemimpin untuk bisa mengemban amanah yang dipercayakan.

“Ide dan gagasan seorang pemimpin itu akan menjadi sia-sia, apabila tidak dibuktikan dengan tindakan dan kerja nyata dari seorang pemimpin, seperti yang disampaikan orang barat Talk less do more, pemimpin itu sedikit bicara banyak bekerja,” tukasnya. (rul/mam)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *