Alokasikan Dana Rp400 Juta, Tingkatkan Kinerja DP

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) DILANTIK: Bupati Bangkalan Abdul Latif Resmi mengukuhkan 11 anggota Dewan Pendidikan (DP) Bangkalan beberapa waktu lalu.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Kepedulian terhadap bidang pendidikan mulai menjadi atensi di Kabupaten Bangkalan. Anggaran sebesar Rp400 juta akan dialokasikan terhadap Dewan Pendidikan (DP). Dana itu, sebagai stimulus untuk menjalankan program yang dicanangkan DP satu tahun ke depan. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bangkalan, Bambang Budi Mustika, Selasa (09/02/2021).

Menurutnya, selain pencanangan untuk program, seperti studing banding ke luar daerah. Dana tersebut juga dipergunakan sebagai gaji 11 anggota di internal DP. Hanya saja, tidak bisa memastikan berapa nominal gaji yang akan diterima oleh setiap anggota. Sebab, tergantung kebijakan di internal DP.   “Kami masih hitung ulang, karena anggaran juga harus digunakan studi banding untuk kepentingan pendidikan. Jadi, selain program gaji bisa juga dianggarkan ke hal-hal yang membuahkan peningkatan di bidang pendidikan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Bambang, menegaskan DP berfungsi untuk membantu Disdik dalam menuntaskan permasalahan pendidikan ke depan. Tentunya, untuk kepentingan serta kemajuan pendidikan yang ada di Bangkalan. “Jadi, kalau ada persoalan seperti apa, harus dikonsultasikan. Punya usul seperti apa, sampaikan kepada kami. Intinya DP ini mitra kerja, sama seperti komite sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hasan menyampaikan, terdapat pekerjaan rumah (PR) berat yang harus segera diselesaikan oleh DP. Yakni, pemerataan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, saat ini kekurangan guru PNS mencapai  2.500 orang. “Anggota DP ini, harus bisa mencarikan solusi terkait permasalahan yang ada. Harus bisa memperbaiki sistem pendidikan,” tuturnya.

Pihaknya juga meminta, agar DP mengusulkan tenaga harian lepas (THL) di lingkungan Pemkab Bangkalan. Sehingga, bisa di dropping ke setiap sekolah yang masih kekurangan tenaga pengajar.  Oleh sebab itu, DP harus segera meminta kepada bupati dan disdik untuk mengevaluasi hal tersebut. “Usulan saya, agar memanfaatkan para THL yang lumayan banyak untuk mengajar di sekolah yang kekurangan guru,” tandasnya. (ina/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *