oleh

Alvin Arifin, Kajur Manajemen UNIBA Madura

Matangkan Kampus Merdeka, Sambut Maba dengan LMS

Kabarmadura.id/Sumenep-Penerimaan mahasiswa baru (PMB) di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus berlanjut. Saat ini, PMB di kampus Jalan Raya Lenteng Nomor 10 Batuan, Sumenep ini telah memasuki tahap ketiga atau terakhir.

SYAHID MUJTAHIDY, SUMENEP

Sejumlah mahasiswa telah diterima dan melakukan daftar ulang untuk dua tahap sebelumnya. Kata Ketua Jurusan (Kajur) Manajemen UNIBA Madura Alvin Arifin, banyak calon mahasiswa (cama) Manajemen UNIBA Madura yang melakukan daftar ulang.

Menurut pria yang tinggal di Jalan Kejora Nomor 52 Perumahan Satelit Batuan, Sumenep itu, tidak selamanya peserta PMB yang daftar ulang sebagai tahap terakhir untuk dinyatakan mahasiswa baru (maba) UNIBA Madura.

“Saya menyambut mereka tentunya dengan senang dan antusias. Laporan sementara yang saya dapatkan, mahasiswa manajemen reguler sama nonreguler sudah banyak yang daftar ulang,” ujarnya kepada Kabar Madura, Senin (3/8/2020) pagi.

Kajur Manajemen UNIBA Madura tersebut juga sudah melakukan persiapan sangat matang. Sebab, dia mengaku, tidak ingin mengecewakan maba UNIBA Madura.

Tak ayal, Alvin bersama rekan kerjanya tengah mempersiapkan untuk menerapkan kurikulum kampus merdeka seperti yang diamanahkan Menteri Pendidikan dan Budaya Republik Indonesia (Mendikbud RI) Nadien Nawar Makariem.

“Kami sudah siapkan kurikulum kampus merdeka untuk mahasiswa angkatan baru sesuai dengan instruksi Mas Menteri (Nadien Anwar Makariem). Sejauh ini, kami siap menghadapi tahun ajaran baru,” sambungnya.

Di samping bakal menerapkan kurikulum kampus merdeka, Kajur kelahiran Bangkalan, 28 November 1991 itu juga tengah menggodok tenaga pengajarnya guna menerapkan Learning Management System (LMS) atau aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan dalam jaringan, program pembelajaran elektronik, dan isi pelatihan.

Ditambah lagi, program ajaran baru ini, masih dalam penerapan pendidikan new normal yang masih memperhatikan penyebaran wabah Covid-19.

“Persiapan untuk kondisi saat ini, kami tetap sesuai regulasi. Yaitu, perkuliahan daring dengan mempersiapkan LMS dan strategi pembelajaran yang setidaknya memudahkan mahasiswa dan juga para dosen,” pungkasnya. (nam)

Komentar

News Feed