Anak Seorang Penjahit Jadi Wisudawan Terbaik UTM

  • Whatsapp
BANGGA: Wisudawan terbaik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tahun 2019/2020

Kabarmadura.id/Bangkalan-Berawal dari rasa pesimis untuk melanjutkan pendidikan perguruan tinggi negeri ke pulau Madura. Perempuan asal Jombang malah menjadi wisudawan terbaik di Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Wisudawan terbaik tersebut adalah El Batul Hudrawoh, seorang anak yang dibesarkan oleh ayahandanya dari penghasilan sebagai penjahit.

FA’IN NADOFATUL M, KOTA.

Sejak awal masuk kuliah di UTM, El Batul Hudrawoh merasa bahwa kuliah di Madura bukan keinginannya. Awalnya, Elbat (sapaan akrabnya) merasa kecewa dan menyesal untuk kuliah di Madura. Namun, terlepas dari rasa penyesalannya tersebut. Elbat mulai menjalani rutinitasnya berkuliah dan pasrah dengan kehendak sang kuasa.

Akhirnya, lama kelamaan Elbat mulai menikmati dan merasa nyaman menempuh pendidikan dengan kultur budaya yang berbeda dari tempat kelahirannya.

“Setelah saya pikir, saya kuliah disini (UTM, red) merupakan takdir yang harus saya jalani. Kemudian saya juga ikut beberapa organisasi, bertambah teman dan menikmati,” katanya, Minggu (29/9).

Elbat menerangkan, untuk terus tetap semangat menjalani perkuliahan di tempat yang tidak membuatnya nyaman. Elbat, selalu menanamkan niat dalam hatinya, bahwa kuliah di Madura dengan tujuan membahagiakan orang tua. Selain itu, dirinya mengungkapkan, bahwa dengan niat selalu belajar dengan maksimal pasti akan membuahkan hasil.

“Intinya niat, kalau ada niat pasti menjalani semua kegiatan akan bersemangat, kita harus mengingat bahwa tujuan kuliah itu untuk apa, kita harus menunjukkan yang terbaik untuk orang tua kita,” jelasnya perempuan asli Jombang ini.

Tak pelak, orang tua Elbat merasa bangga dan merasa terharu dengan prestasi yang diraih anak perempuannya tersebut. Terlebih, ayahanda Elbat hanya bekerja sebagai seorang penjahit. Sementara sang ibu, hanya jualan jamu di kios rumah. Hal tersebutlah yang juga menjadi motivasi Elbat untuk terus belajar dan menggapai semua keinginannya.

“Semuanya hanya untuk orang tua saya, tujuan saya kuliah untuk membahagiakan orang tua. Jadi saya harus bisa membuat mereka bangga,” terangnya.

Elbat yang sekarang bekerja di salah satu konsultan pajak di Surabaya, merupakan wisudawan terbaik jurusan D3 Akuntansi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93. Dirinya mengatakan, memilih mengambil jurusan hitung menghitung ini karena memang sejak duduk di bangku sekolah sudah menyukai dunia menghitung.

“Saya merasa bahwa akuntansi itu passion saya, sejak masih sekolah saya suka dengan yang namanya mata pelajaran akuntansi,” ujarnya.

Sebelumnya, Elbat sendiri aktif di beberapa organisasi kampus. Dirinya juga pernah didapuk sebagai ketua himpunan mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis. Dirinya juga pernah menjadi mahasiswi  berprestasi jenjang Diploma Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTM.

Kemudian prestasi lain yang diraih Elbat, yakni mahasiswa terbaik dan berprestasi di fakultas ekonomi dan bisnis pada tahun 2018, setelah lolos dengan bravet A dan B ini. Elbat sendiri menjelaskan, ingin meneruskan ke S1 Akuntasi. Bahkan dirinya juga bermimpi untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya hingga S2.

“Saya inginnya nanti bisa lanjut S1 dan S2 ,” pungkasnya. (pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *