Anggaran BOK Puskesmas Rp11 Miliar di Sumenep Tertahan

  • Whatsapp
(FOTO : KM/IMAM MAHDI) BERGEGAS: BOK tahun 2021 diharapkan segera cair, mengingat anggaran sudah ada.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep tahan pencairan bantuan operasional kesehatan (BOK). Anggaran sebesar Rp11 miliar sengaja tidak direalisasikan karena dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) belum menyetorkan laporan realisasi BOK tahun 2020.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Sumenep Moh. Nur Insan mengatakan, BOK masih belum terealisasi. Sebab, masih menunggu laporan dari puskesmas.

Bacaan Lainnya

“Masih belum tersalurkan. Sebab, hingga saat ini masih ada beberapa puskesmas tidak menyetorkan laporan,”katanya, Senin (29/3/2021)

Dia meminta agar 30 puskesmas segera mengajukan kebutuhan anggaran operasional kesehatan. Jika tidak, maka dipastikan pihaknya tidak akan mencairkan dana BOK.

Nur menambahkan, objek realisasi BOK nantinya akan difokuskan pada sejumlah kebutuhan. Misalnya, BOK UKM sekunder, upaya kesehatan masyarakat sekunder, serta BOK kabupaten, penurunan stunting, pemilihan perubahan perilaku, operasional keluarga berencana dan jenis kebutuhan lainnya yang tentunya berkenaan dengan kebutuhan kesehatan

“Untuk pencairannya langsung masuk ke rekening puskesmas, karena BOK merupakan dana dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Menurutnya, dinkes sendiri hanya mengurus laporan dari puskesmas, bila sudah melaporkan maka akan divalidasi apakah laporan tersebut sudah benar atau masih kurang persyaratan.

“Jika sudah diajukan maka akan kami segera proses. Namun, jika tidak maka sebaliknya,” tukasnya. (imd/mam)

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *