Anggaran DAK Kesehatan Belum Terealisasi

  • Whatsapp
KM Razin TERBENGKALAI: Kondisi salah satu fasilitas kesehatan yang sudah tidak layak dioperasikan.

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep tahun 2019 mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) sebanyak Rp8,6 miliar untuk regular dan Rp3,6 miliar berupa penugasan.

Sayangnya, realiasasi DAK tersebut belum maksimal. Tetapi proses pengadaan dan pemesanan barang sudah dilaksanakan.

Kepala Dinkes melalui Kepala Subbagian (Kasubag) Program Perencanaan AKH Hajar menyampaikan, realisasi anggaran DAK untuk tahun 2019 ini belum sepenuhnya terlaksana, baik reguler maupun yang penugasan.

“Untuk anggaran DAK yang tahun ini belum terlaksana mas, tetapi kami sudah merencanakan anggaran tersebut untuk apa saja,” katanya kemarin (4/7).

Akan tetapi pada minggu ini pihaknya akan menyelesaikan segala keperluan, sehingga segala data yang perlu diinput secara online akan diselesaikan bulan ini.

Sementara salah satu sebab tidak terealisasinya anggaran DAK tersebut adalah tidak sesuainya katalog pemesanan dengan pengadaan barang.

Sehingga segala barang yang dibutuhkan masih harus menunggu katalog baru.

“Tanggal 12  Juli ini semua data kami selesaikan, sehingga semua barang yang kami pesan segera ada. Selain itu kami akan menunggu katalog baru,” imbuhnya

Namun pihaknya tetap optimis bahwa anggaran DAK tersebut akan diselesaikan tahun ini. Pihaknya tetap berharap agar seluruh elemen dapat bekerja sesuai aturan sehingga masyarakat khususnya yang berada di Sumenep dapat pelayanan terbaik dari pihaknya.

“Kami akan usahakan tahun ini anggaran DAK itu sudah terbelanjakan sesuai rencana, sehingga masyarakat dapat pelayanan kesehatan terbaik,” pungkasnya. (km48/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *