Anggaran DAK di Disdik Sumenep Tembus Rp20,3 Miliar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) INFRASTRUKTUR: Pengembangan infrastruktur pendidikan di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep dari dana alokasi khusus (DAK) anggaranya tembus Rp20,3 miliar.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Program pengembangan infrastruktur pendidikan di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep dari dana alokasi khusus (DAK) anggaranya tembus Rp20,3 miliar. Anggaran tersebut akan diperuntukkan untuk pembangunan gedung dan renovasi sarana sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), serta pengadaan alat peraga edukasi (APE).

Berdasarkan hasil verifikasi bantuan infrastruktur di antaranya untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan rehabilitasi. Sementara anggarannya untuk  SD Rp8,5 miliar dan SMP 11,8 miliar.


Plt Kepala Disdik Sumenep Moh Iksan menjelaskan, penerima DAK merupakan sekolah yang sudah dinyatakan lolos verifikasi. Salah satu jenis pembangunannya berupa ruang kantor, RKB dan sarana lain yang membantu melancarkan kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Jadi dana itu dibagi tiga untuk SD, SMP dan TK. Proses sampai sekarang sudah berjalan semua. Ada pembangunan jamban, APE dan rehabilitas,” kata Iksan. Selasa(16/11/2021).

Ditegaskan, untuk pembangunan fisik akan menyasar 30 lembaga SD dan 12 lembaga SMP. Sementara dari anggaran sebesar Rp20,3 miliar itu sistem pencairannya bertahap, mulai dari pengerjaan 25 persen hingga selesai. Sehingga setiap laporan proses pencarian menjadi kendala tersendiri. Mengenai lokasi sekolah sudah ditentukan. Namun, hampir merata kepulauan dan daratan.

“Apalagi di kepulauan itu, kendalanya macam-macam, mulai dari sulit sinyal dan transportasi. Sehingga hal itu menjadi hambatan untuk mencairkan proses selanjutnya,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Iksan, target dari pembangunan itu sifatnya jangka panjang. Sehingga ketika ada kerusakan dalam kurun waktu satu tahun baik sedang maupun berat, maka pihak rekanan akan tetap bertanggung jawab.

“Makanya pembangunan itu bisa digunakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *