Anggaran Dipangkas, Seleksi MTQ Kecamatan di Pamekasan Ditiadakan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) SELEKSI; Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Khalifaturrahman usai diwawancarai.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Penjaringan peserta musabaqoh tilawatil qur’an (MTQ) untuk tingkat Kabupaten Pamekasan, khususnya seleksi tingkat kecamatan ditiadakan. Hal itu terjadi lantaran adanya pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setkab) Pamekasan Khalifaturrahman mengatakan, penjaringan peserta MTQ tingkat kabupaten rencananya akan dimulai dengan seleksi di setiap kecamatan.

Bacaan Lainnya

Namun karena adanya Covid-19, seleksi tidak bisa dilakukan di masing-masing kecamatan. Pemkab terpaksa melakukan tahapan seleksi langsung secara serentak. Secara otomatis kecamatan mendaftarkan perwakilan kepada panitia kabupaten secara langsung.

“Seleksi di tingkat kecamatan tidak ada, langsung kepada tingkat kabupaten, dengan berbagai persyaratan yang sudah ditetapkan,” ungkapnya, Senin (3/8/2020).

Dijelaskannya, meski tidak melakukan seleksi tingkat kecamatan, namun pihaknya memastikan seleksi akan dilakukan dengan ketat di tingkat kabupaten. Hal itu bertujuan agar Kabupaten Pamekasan yang ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi 2021 tetap mengirimkan perwakilan.

Pihaknya melanjutkan, tahapan pendaftaran untuk seleksi MTQ tingkat kabupaten akan berakhir pada tanggal 4 Agustus 2020. Dirinya mengungkapkan, sejauh ini pihaknya belum melakukan pendataan secara resmi terhadap jumlah pendaftar di masing-masing kecamatan.

“Dari 10 cabang akan diambil minimalnya 3 besar untuk diikutkan tingkat provinsi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Khairul Umam menyampaikan, proses seleksi peserta MTQ tingkat kecamatan harus dilakukan secara professional. Hal itu bertujuan agar warga yang memiliki potensi di bidang MTQ dapat terjaring.

“Penjaringan ini harus menjadi ajang pencarian bakat yang punya nilai dakwah dan eksplore,” pungkasnya. (rul/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *