Anggaran JPS di Bangkalan Tembus Rp27 Miliar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) BANSOS: Penerima jaring pengaman sosial (JPS) merupakan warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Bangkalan. 

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Bantuan dari jaring pengaman sosial (JPS), kembali diprogramkan untuk membantu masyarakat yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sebesar Rp27 miliar alokasi JPS dengan realisasi 44 persen. Sedangkan, total JPS khusus bantuan hanya Rp653.400.000. Hal tersebut diungkapkan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, Kamis (5/8/2021).

Menurutnya, program JPS berbeda dengan bantuan sosial (bansos). Sumber dana, diambilkan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021 yang digunakan untuk penanganan dampak Covid-19. Sedikitnya, ada 4.356 paket sembako. Setiap paketnya, terdiri dari beras, gula, minyak dan mie instan.

“Jadi ini beda dengan bansos. Kalau JPS ini, anggaran khusus yang ada di kami untuk warga terdampak PPKM. Kalau bansos ini, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan Kementerian Sosial (Kemensos),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Wibagio Suharta menjelaskan, sasaran untuk realisasi program JPS merupakan warga yang diluar penerima program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT) dan bantuan sosial tunai (BST). Penerimanya, tidak harus terdaftar di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Sebab, bantuan yang masuk di JPS murni sebagai penanganan dampak Covid-19 dan penerapan PPKM mikro. Sedangkan, rincian satu paket sembako berupa 5 kilogram (kg) beras, 1 liter minyak goreng dan 15 bungkus mie instan.  “Jadi orang yang terdampak. Awalnya, JPS yang dialokasikan di kami Rp850 juta. Namun, kami realisasikan Rp653 juta, karena sisanya ini sifatnya penyediaan jika ada bencana lain. Tapi, kami tidak mengharapkan ada bencana lain,” responnya. (ina/ito)

Rincian Anggaran Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Bansos Safety atau JPS

  • 400.000
    • Bantuan ke fakir miskin
  • 280.000
    • Penyediaan makanan bagi warga yang di isoman
  • 120.000
    • Bimsos keluarga penyandang disabilitas terlantar
  • 894.000
    • Peningkatan kemampuan potensi sumber kesos kelembagaan masyarakat
  • 420.800.000
    • Pengembangan karir pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan non formal atau kesetaraan
  • 120.000.000
    • Pelaksanaan pembangunan pemugaran atau peremajaan permukiman kumuh
  • 500.00
    • Evaluasi kinerja perangkat daerah
  • 000.000
    • Pelaksanaan kebijakan, evaluasi dan capaian kinerja terkait kesos
  • 098.431.616
    • Perencanaan, pembangunan, pengawasan dan pemanfaatan gedung daerah
  • 377.000.000
    • Pelaksanaan kebijakan, evaluasi dan capaian kinerja terkait kesejahteraan masyarakat

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *