oleh

Anggaran Kebersihan dan BBM Rp1,2 M Gagal Dipangkas

Kabarmadura.id/Sampang-Pemangkasan anggaran kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang yang sebelumnya mengalami pemangkasan sebesar 50 persen, dengan berbagai pertimbangan akhirnya dibatalkan. Adapun pertimbangannya, jika anggaran mengalami pemangkasan, kondisi lingkungan diprediksi akan kotor atau kumuh, sebab anggaran BBM dan honor pegawai kebersihan hanya tersisa sampai bulan September.

Kepala Bidang (Kabid) Konservasi Rehabilitasi dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang Imam Irawan mengatakan, sebelumnya akibat adanya wabah Covid-19 anggaran honor petugas kebersihan serta anggaran BBM mengalami pemangkasan.

Namun, beruntungnya anggaran tersebut gagal dipangkas. Sebab, untuk melakukan pemangkasan masih banyak perhitungan, terlebih honor yang diterima oleh petugas kebersihan tidak masuk pada honor upah minimum kabupaten (UMK). Adapun jumlah tenaga kebersihan yang masih kariyawan magang di DLH itu sebanyak 134, yang PNS 61, jadi semuanya 195.

“Anggaran di bidang persampahan yang dilakukan pemangkasan, yakni anggaran pembelanjaan modal, anggaran operasional, anggaran pembelanjaan seperti pengadaan bak sampah, termasuk juga anggaran honor tenaga kebersihan, jadi yang awalnya Rp2 miliar sekarang menjadi Rp500 juta. Cuma saat ini anggaran untuk kebersihan dan BBM tidak jadi dipangkas,” ungkapnya, Senin (10/8/2020).

Selain itu ia menuturkan, jika pemangkasan itu terjadi maka, kondisi area perkotaan diprediksi akan kotor. Sebab, ketersediaan tidak mencukupi satu tahun, yakni bertahan hanya sampai bulan September mendatang.

Sehingga, bulan Oktober sampai Desember semua petugas kebersihan baik tim hijau maupun kuning yang menerima honor sebesar Rp1,2 juta tidak akan menerima honor. Tetapi beruntungnya pemangkasan dibatalkan.

“Kalau dibatalkan, ya kita bingung. Sebab pegawai tidak akan bekerja jika tidak ada bonusnya,” imbuhnya.

Kendati demikian, saat ditanya jumlah pemangkasan, pihaknya menuturkan tidak tahu detailnya. Sebab, itu bukan hanya anggaran untuk honor pegawai kebersihan dan BBM saja. Tetapi semua lini di bidang persampahan dipangkas. Hanya saja untuk BBM dan honor pegawai kebersihan yang dibatalkan, adapun lainnya tidak.

Adapun catatan Kabar Madura, anggaran di bidang persampahan yang dilakukan pemangkasan, yakni anggaran pembelanjaan modal, anggaran operasional, anggaran pembelanjaan seperti pengadaan bak sampah, termasuk juga anggaran honor tenaga kebersihan, jadi yang awalnya Rp2 miliar sekarang menjadi Rp500 juta. Untuk anggaran Sarpras jumlahnya sekitar Rp2,5 miliar, berhubung dipangkas maka menjadi Rp150 juta, dan itu sudah digunakan di triwulan

“Untuk BBM dan honor pegawai kebersihan sekarang sudah kembali utuh, adapun untuk BBM kalau tidak salah Rp600 juta. Jadi total semuanya ini Rp1,2 miliar,” pungkasnya. (mal/pai)

Komentar

News Feed