oleh

Anggaran Penanganan Covid-19 di Bangkalan Masih Terserap 47 Persen

Kabarmadura.id/Bangkalan– Refocusing anggaran yang totalnya sebesar Rp137 miliar, kini masih terserap 47 persen atau Rp65 miliar. Anggaran tersebut terbagi untuk belanja bidang kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial dan penanganan dampak ekonomi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan Rizal Moris mengatakan, hasil refocusing tersebut  merupakan anggaran belanja tidak terduga (BTT) khusus penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dari kebijakan refocusing dan efisiensi pada awal April 2020. Refocusing itu di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga kecamatan di Kabupaten Bangkalan terkumpul sejumlah Rp88.296.951.532.

“Iya saya hanya rekap pengajuan saja. Tapi angka realisasi mungkin tidak sama dengan pengajuan karena jadwal pencairannya berbeda setiap OPD yang mengajukan,” terangnya.

Dia memaparkan, dari anggaran BTT yang ditanganinya, pengajuan dari masing-masing OPD sudah mencapai 53 persen. Selebihnya, sisa dari BTT dan realisasinya secara konkrit bukan wewenangnya. Kata dia, realisasi angka pastinya yang menangani yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan.

“Karena disana yang mencatat realisasinya baik angka fixnya maupun presentasinya. Kalau di catatan saya pengajuan sudah 53 persen,” paparnya.

Anggaran sebesar itu, Rizal menerangkan, untuk penanganan kesehatan, pemulihan dampak ekonomi dan pemantauan serta pengawasan adaptasi kebiasaan baru. Sedangkan, untuk peruntukan penanganan kesehatan langsung yang berwenang merealisasikannya yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu.

“Untuk pemulihan dampak ekonomi bisa ditangani langsung Dinas Koperasi, Dinas Perikanan, Dinas Perdagangan Bangkalan. Untuk jaring pengaman sosial kewenangan di Dinas Sosial. Untuk adaptasi kebiasaan baru ke Satpol PP,” terangnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi BPKAD Bangkalan Yudianto menjelaskan, hingga 7 September realisasi anggaran penanganan covid-19 masih terserap 47 persen.

“Itu data terakhir yang masuk catatan kami,” tandasnya.(ina/mam)

Berikut rincian realisasi anggaran penanganan covid-19 :

– Total anggaran = Rp137.274.201.532

Realisasi kegiatan = Rp65.361.926.522 (47 persen)

Rincian realisasi kegiatan :

  1. Belanja Bidang Kesehatan = Rp78.156.691.766

Terserap = Rp50.461.615.732 arau 64 persen

  1. Penyediaan JPS = Rp53.717.509.766

Terserap = Rp14.282.526.000 atau 26 persen

  1. Penanganan Dampak Ekonomi = Rp5.400.000.000

Terserap = Rp617.784.790 atau 11 persen

Sumber: BPKAD Bangkalan

Komentar

News Feed