Anggaran Pengadaan Alkes di RSUD Syamrabu Bangkalan Tembus Rp172 M

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) MELAYANI: Fokus penggunaan anggaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan tahun 2022 untuk pembelian alat kesehatan (alkes).

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Rumah Sakit  Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan, mendapatkan suntikan dana sebesar Rp172 miliar tahun 2022 mendatang. Dana tersebut, untuk mengoptimalkan pelayanan dan ketersediaan alat kesehatan (alkes). Hal ini diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan, Senin (8/11/2021).

Menurutnya, kepastian anggaran tersebut dibahas bersama pihak rumah sakit. Meski ada anggaran untuk pelayanan kesehatan, namun prioritas penggunaannya lebih pada pembelian alkes. Sebab sarana tersebut sebagai penunjang keoptimalan pelayanan kesehatan masyarakat. “Kebutuhan alkes ini cukup penting, untuk membantu kesembuhan pasien, jadi kami setujui penambahan anggaran ini,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, pada prinsipnya dunia kesehatan tidak mungkin dalam melakukan usaha penyelamatan jiwa tanpa menggunakan sebuah peralatan medis. Selain itu, tujuan pengadaan alkes agar akurat dan cepat dalam diagnosis, serta mampu memaksimalkan pengobatan penyakit khusus dan memudahkan untuk menentukan jenis pengobatan.

“Sebagai rumah sakit rujukan, alat-alat medis yang digunakan harus mengikuti perkembangan jaman. Yang mana saat ini semakin modern dan lebih canggih,” tutur politisi Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) ini.

Dia menegaskan, RSUD harus melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sehingga dengan tambahan anggaran sebesar itu, mampu menangani pasien lebih baik lagi. Sehingga kedepan tidak ada persoalan atau isu-isu kurang layaknya pelayanan di rumah sakit berpelat merah tersebut.

“Jadi harus dimanfaatkan betul, karena adanya alat-alat medis yang lebih modern itu bisa membantu dalam mengambil tindakan cepat terhadap penyakit yang dialami pasien,” tegasnya.

Terpisah, Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan dr. Nunuk Kristiani belum bisa memberikan keterangan mengenai detail alkes yang akan dibeli menggunakan dana tambahan di tahun 2022. Bahkan saat dihubungi via seluler, baik melalui pesan singkat hingga telepon langsung ke nomor ponselnya belum direspon.

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *