oleh

Anggaran Pengembangan TPA Rp500 Juta 

Di Lokasi Hanya Ada Pot Tanaman

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Lingkungan Hidup Sumenep menganggarkan Rp500 juta pada tahun 2019 sebagai dana permulaan pengembangan destinasi wisata di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang beralokasi di desa Torbang, Kecamatan Batuan. Akan tetapi, saat ini yang tampak di TPA tersebut hanya gelantungan pot-pot bunga yang digantungkan ke besi persegi empat yang memang khusus untuk menggantung pot tanaman.

Kepala Bidang Pengeloaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Sumenep Agus Salam mengungkapkan bahwa memang tempat destinasi wisata tersebut membutuhkan waktu lama penyelesaiannya, paling tidak akan selesai pada tahun 2020.

“Itu untuk awal, bahkan di sana kami alokasikan, beberapa areal, untuk permainan anak. Kita akan buat landasan paralayang, mungkin tahun depan kami akan lakukan itu, atau DAK, nanti kita akan bekerja sama dengan pihak ketiga,” jelas Agus Salam saat dikonfirmasi, Jum’at (17/5).

Agus menambahkan bahwa di tempat itu juga, nantinya, akan ditanam pohon tebebuya di sekitar TPA yang kan memperindah tampilan TPA, akan dibangun lintasan plying fox. Akan tetapi, semua itu masih sebatas rencana. Itu pun, tambah Agus, kalau mendapat dukungan dari dewan.

Meskipun TPA nanti akan dijadikan destinasi wisata, tempat itu akan tetap menjalankan fungsinya sebagai tempat pembuangan sampah. Untuk menghilangkan bau sampah, ia mengaku akan menanam kopi di sekitas lokasi. Selain itu juga akan ditanami sereh.

Saat ini, di sana tidak ada aktivitas berarti lainnya, kecuali truk-truk pengangkut sampah setiap harinya, dan para pemulung yang datang dan pergi. Berdasarkan keterangan salah satu pengangkut sampah Supardi, setiap harinya di sana rata-rata ditimbuni sampah sebanyak 17 truk. (mad/rei)

Komentar

News Feed