Perawatan Pasar Tradisional Didanai Rp2 Miliar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BERAKTIVITAS: Disperindag Sumenep  kembali anggarkan perawatan pasar tradisional.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Anggaran untuk dana perawatan pasar tradisional cukup besar. Tercatat tahun ini Dinas Perlindungan dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep kembali gelontorkan anggaran sebesar Rp2 miliar. Dana perawatan tersebut diharapkan bisa memperbaiki sejumlah kerusakan ringan di sejumlah tradisional.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Sumenep Ardiansyah Ali Sochibi menyampaikan, anggaran sekitar Rp2 miliar lebih untuk perencanaan dan pengembabangan pasar, namun untuk Pasar Anom menjadi paling prioritas guna untuk meningkatkan kualitas pasar.

Bacaan Lainnya

“Untuk Pasar Anom akan dijadikan pasar subuh untuk pasar khusus sayuran, artinya pasar tidak hanya beroperasi dari pukul enam  tapi lebih pagi, itu bertujuan untuk memaksimalkan retribusi nanti,” katanya.

Dikatakan Ardian (sapaan akrabnya), sementara untuk pemeliharaan pasar tradisional yang lain, seperti Pasar Ganding, Pasar Lenteng, dan beberapa pasar yang lain anggarannya beragam. Termasuk untuk dana peningkatannya.

“Beragam dari Rp100 juta, ada yang Rp200 juta itu bukan untuk pembangunan fisik, tetapi dana perawatan saja. Biar pedagang tetap betah dan enak,” imbuhnya.

Anggota Komisi ll DPRD Sumenep Juhari menekankan kepada dinas terkait agar anggaran perawatan diharapkan bisa digunakan secara maksimal. Selain itu, anggaran perawatan tersebut diharapkan bisa membuat kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar.

“Jangan sampai molor, jika harapanya untuk retribusi, maka harus disikapi serius kami akan pantau terus penggunaannya,” paparnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *