Anggaran Perawatan Pustu di Bangkalan Tembus Setengah Miliar

(FOTO: KM/FAIN NADOFATUL M.)( KURANG EFEKTIF: Ketersediaan puskesmas pembantu (pustu) di Bangkalan mulai tidak dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Terdapat 64 puskesmas pembantu (pustu) yang tersebar di 18 kecamatan di Bangkalan. Namun untuk tahun ini, hanya ada empat pustu yang mendapatkan anggaran perawatan dan perbaikan gedung. Masing-masing, Pustu Sukolilo dan Beringin Kecamatan Labang, Pustu Pacangan Kecamatan Tragah serta Pustu Lembung Kecamatan Kokop.

Empat pustu tersebut memperoleh dana perawatan dan perbaikan sebesar Rp660 juta. Besaran anggaran perawatan dan perbaikan di setiap pustu tidak sama. Tergantung kondisi bangunan. Khusus Pustu Sukolilo dianggarkan Rp180 juta. Dana itu lebih besar dibandingkan anggaran untuk tiga pustu lainnya. Sebab harus membangun ulang.

“Persoalannya itu, tanahnya bukan milik pemkab, sudah ada tanahnya dan sekarang sudah dibangun ulang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo, Minggu (28/11/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, untuk tiga pustu masing-masing hanya mendapat anggaran perawatan dan perbaikan gedung sebesar Rp160 juta. Sedangkan dana tersebut sudah disesuaikan dengan kondisi kerusakan gedung. “Dua tahun memang tidak ada anggaran untuk perbaikan pustu, baru tahun ini ada anggarannya,” ucapnya.

Pihaknya menuturkan, tahun 2019 lalu gagal merealisasikan perawatan dan perbaikan pustu. Sebab waktunya tidak mencukupi untuk melakukan perbaikan. Begitu pula dengan tahun 2020, sempat dianggarkan. Hanya saja, terkendala oleh refocusing anggaran. Sehingga tahun 2021 ini, baru bisa dilaksanakan.

“jadi anggaran diusulkan saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Makanya ini prosesnya baru bisa dilaksanakan akhir tahun. Kami target tiga minggu selesai, jadi Desember harus selesai,” tuturnya.

Dia menegaskan, sejauh ini pustu yang ada di masing-masing kecamatan masih digunakan oleh masyarakat. Hanya saja, tidak se-efektif dulu. Sebab saat ini masyarakat lebih memilih berobat langsung ke puskesmas di kecamatan. Namun tetap menginstruksikan untuk ditempatkan tenaga kesehatan (nakes) di masing-masing pustu.

“Saat ini tidak lagi dibawah naungan desa, melainkan dibawah naungan puskesmas. Setiap pustu ada perawat atau bidan yang menangani,” tegasnya.

Anggaran Perawatan dan Perbaikan Empat Pustu

  • Sukolilo Kecamatan Labang (pembangunan ulang)
    • Rp180 juta
  • Beringin Kecamatan Labang (perawatan dan perbaikan)
    • Rp160 juta
  • Pacangan Kecamatan Tragah (perawatan dan perbaikan)
    • Rp160 juta
  • Lembung Kecamatan Kokop (perawatan dan perbaikan)
    • Rp160 juta

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan