Anggaran Perawatan Sarpras dan RTH Dipangkas 25 Persen

  • Whatsapp
(KM/Razin) DIPANGKAS: Anggaran perawatan kota kembali dipangkas anggaraannya tahun ini.

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep mengeluhkan pemangkasan anggaran perawatan sarana dan prasarana (sarpras) hingga 25 persen. Tahun ini, anggaran perawatan sarpas termasuk di dalamnya ruang terbuka hijau (RTH) hanya Rp500 jutaan, dari Rp800 juta pada tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Zaenal Arifin. Ia mengaku pesimis bisa maksimal melakukan perawatan dengan anggaran yang dipangkas tersebut.

“Sekarang menjadi Rp500 jutaan, kalau cuman dikhususkan untuk perawatan RTH itu pasti enak, tetapi kan tidak hanya itu. Banyak kebutuhan lain dari anggaran tersebut,” katanya, kemarin.

Zaenal menambahkan, termasuk yang dibebankan kepada anggaraan tersebut adalah honorarium satuan petugas (satgas) setiap bulannya. Karena pengerjaan perawatan secara rutin dilakukan setiap hari.

Termasuk juga perawatan armada, dengan usianya yang terbilang tua, banyak yang harus dikucurkan, dan yang paling menguras anggaraan tersebut adalah perawatan pohon-pohon yang berada di sepanjang jalan perkotaan.

“Seperti mobil karena kondisinya sudah tua, ban, dan sebagainya itu juga diambilkan dari anggaran tersebut. Cat pohon, pembelian lampu yang warna warni, kabel, kebutuhan RTH juga, dari perbatasan Pamekasan itu yang akan kami rawat,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya tetap berharap berharap agar nantinya ada tambahan anggaran meskipun tidak bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *