oleh

Anggaran Pilkades di Sumenep Tembus Rp10 Miliar

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Anggaran untuk pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Sumenep cukup fantastis. Dana tersebut saat ini sudah ditetapkan sebesar Rp10 miliar untuk pelaksanaan pesta demokrasi di 86 desa. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep M Ramli, Kamis (15/4/2021).

Menurutnya, anggaran itu akan digunakan sebagai operasional penyelenggara. Sebab, terdapat beberapa komponen tenaga penyelenggara yang harus diberikan operasional. Masing-masing, badan permusyawaratan desa (BPD), panitia pemungutan suara (PPS), dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

“Untuk honorarium penyelenggara itu ditanggung oleh kami nantinya. Sementara ini, pemetaan anggaran masih belum final, masih banyak yang harus dikonkretkan,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, jumlah data pemilih tetap (DPT) masih belum selesai atau belum diverifikasi. Namun, untuk gambaran besar sudah ada nominal di masing-masing tingkatan penyelenggara.

“Kalau gaji sudah dikalkulasi, dan anggaran setiap desa tidak sama sesuai dengan banyaknya DPT nanti,” tuturnya.

Pria asal Kecamatan Pasongsongan itu menyebutkan, untuk gaji atau honorarium tingkat Ketua PPS sebesar Rp800 ribu, Wakil Ketua Rp700 ribu, Sekretaris Rp650 ribu, Bendahara Rp600 ribu. Kemudian, Ketua BPD Rp800 ribu, Wakil Ketua Rp700, Sekretaris Rp600 ribu, anggota Rp500 ribu. Sedangkan, Ketua KPPS Rp700 ribu dan anggota Rp500 ribu.

Sementara itu, Anggota Komisi l DPRD Sumenep Suroyo menekan agar pemetaan anggaran segera terlaksana. Sehingga, PPS dan BPD yang sudah bekerja bisa menerima honorarium tersebut.

“Pokoknya kami berharap, selain anggaran sudah tuntas konflik-konflik juga mampu di minimalisir,” harapnya. (ara/ito)

Komentar

News Feed