oleh

Anggaran Rp2,3 miliar Disiapkan untuk Perencanaan Pembangunan Gedung DPR

Kabarmadura.id/Pamekasan-Upaya para wakil rakyat di Kabupaten Pamekasan untuk memiliki gedung baru mulai menemukan titik terang. Rencana pembangunan gedung baru tersebut mulai dibicarakan pihak legislatif dan eksekutif.

Bahkan, anggaran untuk perencanaan sudah ditentukan, yakni sebesar Rp2,3 miliar. Dana tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Hal ini diungkapkan, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Ismail, Senin (07/09/2020).

“Ini sudah lama kami rencanakan dari tahun 2018. Tahun 2020 ini kami anggarkan perencanaan Rp2,3 miliar,” ungkapnya.

Ismail menyebutkan, perencanaan yang ditaksir bakal menghabiskan miliaran rupiah tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2020 ini. Bahkan telah menentukan lokasi lahan yang bakal ditempati sebagai kantor DPRD baru.

Lokasi lahan yang dipilih yakni, di Jalan Jokotole. Menurutnya, lokasi tersebut cukup strategis. Sedangkan sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada Pemda Timur (kompleks perkantoran Pemkab Pamekasan) akan dipindah dan disatukan ke kantor PemkabPamekasan di Jalan Kabupaten.

Ismail menjelaskan, awalnya lokasi lahan menjadi salah satu materi diskusi yang cukup lama. Sebab, pemkab tidak memiliki lahan yang cukup untuk membangun gedung DPRD yang baru.

“Dari tahun 2017 sampai 2019 itu kendala kami di lahan. Tapi kami sudah tetapkan lokasinya di pemda timur,” jelasnya.

Ismail memprediksi, pembangunan gedung DPRD baru akan menghabiskan biaya tidak kurang dari Rp40 miliar. Menurutnya jumlah tersebut berdasar pada pembangunan gedung DPRD di sejumlah daerah lainnya seperti di Kabupaten Bangkalan.

Menurutnya, dengan perencanaan yang ditargetkan pada tahun ini, secara bertahap pembangunan tersebut mulai bisa dieksekusi pada tahun 2021 mendatang. Sehingga penganggaran sudah mulai bisa dilakukan pada awal tahun 2021 mendatang.

Idealnya, lanjut Ismail,kantor DPRD memiliki kapasitas yang lebih luas dari kantor DPRD saat ini. Jika hanya memiliki satu ruang sidang tidak cukup. Sebab dalam tubuh lembaga DPRD sendiri masih terdapat lembaga-lembaga yang memerlukan ruangan khusus.

Sementara sejauh ini, ruangan yang dimiliki DPRD tidak cukup memadai. Bahkan, DPRD menumpang kantor pemkab. Diharapkan dengan adanya gedung baru, para wakil rakyat mampu menjalankan tugasnya lebih maksimal.

“Selama ini kami menumpang ke kantor pemkab. Mudah-mudahan dengan kantor baru bisa membuat kinerja DPRD semakin maksimal,” harapnya. (ali/ito)

Komentar

News Feed