Anggaran Rp3,36 Miliar untuk PPPK di Sampang Ditahan 

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOKUMEN) DIGANTUNG: Nasib ratusan PPPK di Kabupaten Sampang belum jelas, kendati pemkab sudah menyiapkan anggaran untuk membayar gaji mencapai Rp3,36 miliar.

Kabarmadura.id/Sampang-Status 441 pegawai kategori II (K-2) di Kabupaten Sampang yang dinyatakan memenuhi passing grade penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) buram.

Sebab,hingga kini nasibnya belum ada kejelasan. Kendati tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang sudah menyiapkan anggaran. Namun anggaran untuk gaji PPPK sebesar Rp3,36 miliar tak kunjung dicairkan.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang Yuliadi Setiawan melalui Kabid Informasi Kepegawaian dan Pengembangan Karir Hendro Sugiarto mengatakan, bahwa tahun ini pemkab sudah mengalokasikan anggaran untuk persiapan gaji PPPK itu, tapi anggaran itu belum bisa direalisasikan, karena PPPK itu belum ada kejalasan dan kepastian.

Ia menguraikan, K2 yang ikut tes PPPK tahun  sebanyak 441 orang, tapi status mereka sekarang masih tetap, sebab untuk proses PPPKnya, baik yang guru, penyuluh dan tenanga kesehatan masih menunggu turunnya peraturan presiden (perpres).

“Selain Perpres juga masih menunggu surat keputusan (SK) pengangkatan, status dan kontraknya, terkait poroses pengkajian dan regulasinya, karena sampai sekarang belum ada, makanya anggaran yang dipersiapkan ini ditahan dulu,” ucap Hendro Sugiarto saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (14/07/2020).

Lanjut Hendro, sebenarnya dari awal pihaknya sudah sering berkomunikasi dengan pihak KemenPAN RB. Namun, sampai sekarang regulasi dan perpres penggajiannya tidak kunjung turun, sehingga belum ada keputusan dan kejelasan stusnya.

“Prinsipnya, kita di daerah ini hanya menunggu Perpres dan rugulasinya, karena kami hanya sebatas pelaksanan tekhnis, yakni menyelenggaran tes dan semacamnya, soal kebijakan dan ketentuan penggajiannya merupakan kewenangan pusat,” ujar Hendro.

Sementara itu, Kabid Anggaran dan Pembendaharaan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Laili Akmalia membeberkan, anggaran yang disiapkan untuk penggajian PPPK sebesar Rp3,360 miliar.

Dana tersebut saat ini melekat di Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang dan sifatnya masih dititipkan, karena belum ada regulasi dari pemerintah pusat yang mengatur terkait penggajian, hanya sebatas mempersiapkan saja.

“Sudah dianggarkan untuk penggajian PPPK ini sebesar Rp3,3 miliar lebih, anggaran ini di Disdik, sampai sekarang kami masih menunggu aturan dari pusat turun,” tandasnya. (sub/mam/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *