oleh

Anggaran Tagihan Listrik PJU di Sumenep Tembus Rp18 M

Kabarmadura.id/Sumenep-Anggaran pembayaran penerangan jalan umum (PJU) yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep tembus sebesar Rp18 miliar di setiap tahunnya. Anggaran tersebut diambil dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Edi Purwanto menyampaikan, besaran anggaran tersebut terkadang tidak terserap maksimal 100 persen, tapi yang pasti selalu dianggarkan Rp18 M setiap tahunnya.

“Loh iya meskipun PLN juga milik negara, kami harus bayar tagihan listriknya. Yang berderet di pinggir jalan itu semuanya harus bayar dan yang bayar itu pemda. Anggaran jalan terus setiap tahunnya,” katanya, kemarin.

Edi melanjutkan, jumlah tagihan listrik yang harus dibayar di setiap bulannya beragam, hal itu berdasarkan tinggi rendahnya tekanan listrik yang digunakan di setiap bulannya. Sehingga hal itu dikalkulasi dan berpengaruh pada besaran nominal yang harus dibayar.

Dia juga menyampaikan, pembayaran setiap bulan yang dikeluarkan mulai dari Rp1,4 miliar bahkan saat direkap selama setahun pihaknya pernah membayar sampai 18 miliar di setiap tahunnya.

“Tapi kadang tidak sampai segitu. Tetapi pasti dianggarkan setiap tahunnya. Karena penerangan jalan itu menjadi tanggung jawab bersama dalam merawatnya, dibiayai kita itu,” imbuhnya.

Namun demikian, sebenarnya dana yang dibayarkan oleh pemerintah tersebut bersumber dari masyarakat juga. Sebab, dari setiap rekening listrik yang dibayarkan oleh konsumen PLN, terdapat pajak sebesar 9 persen yang masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Itu masuk ke PAD dan sesuai mekanisme anggaran nanti sampai ke pembayaran PJU itu,” pungkasnya. (ara/pai)

Komentar

News Feed