oleh

Anggaran Terbatas, Disperindag Hanya Verifikasi IKM di Lima Kecamatan

KABARMADURA.ID, Sumenep – Verifikasi ulang terhadap industri kecil dan menengah (IKM) di bawah binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, tahun ini hanya berputar di limana kecamatan. Hal itu karena keterbatasan anggaran setelah adanya refocusing.

Bahkan, IKM di bawah binaan Disperindag Sumenep, luput dari bantuan berupa penguatan modal kendati terdampak Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Industri Disperindag Sumenep Agus Eka Hariyadi menyebutkan, IKM yang berada di bawah naungan instansinya lebih dari 2 ribu IKM. Bantuan yang bisa terealisasi hanya 0,13 persen, itupun berupa sterilisasi produk atau labelisasi halal.

“Kami tidak mempunyai bantuan apapun, malah di masa Covid-19 ini anggaraan kami dipangkas, terkena refocusing. Sehingga kami tidak bisa berbuat banyak memberikan perhatian ke IKM yang ada di sini, termasuk untuk mendeteksi yang aktif dan tidaknya kami hanya fokus pada beberapa wilayah saja,” jelasnya.

Pihaknya hanya melakukan proses verifikasi ulang umtuk sejumlah IKM, itupun hanua berkisar di lima kecamatan dari 27 kecamatan saja. Sementara untuk bantuan modal diakui tidak ada.

Selama dua tahun terakhir ini, pihaknya sudah memberikan labelisasi kurang lebih dati 70 IKM, Agus merinci, pada tahun 2019 ada sekitar 39  yang mendapat bantuan labelisasi produk dengan anggaran Rp3.100.000 per IKM. Sementara tahun ini lebih sedikit, yaitu 37 IKM.

“Kami hanya fokus di lima kecamatan, mulai dari Kalianget, Talango, Rubaru, Pasongsongan, dan Pragaan. Kami datang ketika ada IKM kami shhar lokasi biar dapat terdeteksi nanti,” katanya.

Sementara itu Anggota Komisi ll DPRD Sumenep Juhari menyampaikan, agar secara serius proses verifikasi terus dilakukan, jangan sampai terkesan hanya ada nama saja, sementara IKM nya tidak aktif.

“Hal itu proses verifikasi, legalitas, dan pembinaan itu harus selalu inten dan terus dilakukan secara berkesinambungan, agar IKM segera mendapatkan bantuan-bantuan,” paparnya. (ara/ong)

Komentar

News Feed