Anggota KPPS Wafat di Sumenep Dapat Santunan Rp46 Juta

News, Pemilu104 views

KABAR MADURA |Keluarga salah seorang anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Sumenep yang meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp46 juta.

Komisioner KPU Sumenep Dekki Prasetia Utama memastikan yang bersangkutan mendapatkan santunan.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Ini kami urus sekarang kelengkapan administrasi nya, kami KPU sudah mengutus kasubag hukum dan SDM ke PPK, PPS. Tadi pak Ketua (KPU Sumenep) Rahbini juga melayat ke rumah duka,” demikian ungkap  komisioner KPU Sumenep yang juga sebagai dosen di salah satu universitas di Kota Keris ini, Selasa (20/2/2024).

Baca Juga:  Tagihan Tidak Terbayarkan, Desember Mendatang PJU di Sampang Terancam Dipadamkan

Santunan yang akan  diperoleh keluarga duka sebesar Rp46 juta, Rp 36 juta santunan dan Rp10 juta untuk biaya pemakaman.

“Kasubag hukum dan SDM menuju rumah duka untuk bertakziah, sekaligus meminta kelengkapan administrasi untuk diajukan santunan ke KPU RI,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Agung Dodi Suryo, menceritakan bahwa almarhum Prayoga sempat jatuh sakit setelah bertugas di tempat pemungutan suara (TPS) 012 Desa Batang-Batang Daya.

Sayangnya tidak langsung dibawa ke rumah sakit. Dia hanya minta dikerok. Berhubung sakitnya tambah parah, kemudian diboyong ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar, Sumenep pada Senin petang, sekitar pukul 17.00 WIB. Karena, penyakitnya kian parah seperti sesak nafas. Sayangnya, nyawanya tetap tidak tertolong.

Baca Juga:  KPU Sumenep Pastikan Pemilih Perantau Tidak Pengaruhi Angka Partisipasi Pemilu

“Belum sempat dipindah ke kamar, hanya di UGD dan sekitar pukul 12 malam, almarhum meninggal dunia,” paparnya.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *