Angka Covid-19 Naik, Dana Alkes Dinkes Sumenep Ditambah Rp10 Miliar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) TERANGGARKAN: Permintaan lima OPD di Sumenep untuk tambah dana kebutuhan Covid-19 sudah terkabulkan, nilainya lebih dari Rp16 miliar. 

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pengajuan tambahan dana organisasi perangkat daerah (OPD) untuk kebutuhan Covid-19 sudah terkabulkan. Berdasarkan hasil rapat Tim Anggaran (Timgar) pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, nilai penambahan tersebut lebih dari Rp16 miliar. (Selengkapnya lihat Grafik)

Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Rudi Yuyianto melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Anggaran Ach. Gazali Putra menyampaikan, tambahan dana tersebut diambil dari anggaran Covid-19 yang sebelumnya telah dianggarakan pada OPD.

Bacaan Lainnya

Namun, seiring berjalannya waktu, karena ada OPD yang sangat membutuhkan (5 OPD), maka dialihkan.

“Dana tersebut bersumber dari dana BTT,” katanya, Minggu (22/8/2021).

Awal nilai BTT sebesar Rp40.825.011.534. Anggaran dibagi dua, yakni digunakan untuk Covid-19 senilai Rp35.000.000.000 dan khusus bencana alam senilai Rp5.825.011.534. Namun, dalam perjalanannya, dana BTT ditambahkan senilai Rp46.215.750.224. (Rp36.966.056.309 khusus Covid-19 dan Rp9.249.693.915 khusus bencana alam). Saat ini dana tersebut terealisasi Rp592.835.544.

Alasan mendasar OPD mengajukan tambahan untuk dana penanganan Covid-19, karena ada pemberlakukan PPKM. Lima OPD tersebut, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar (MA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep.

“Berdasarkan hasil rapat bersama Timgar, 5 OPD layak mendapatkan tambahan dana sesuai dengan kebutuhannya,” ujar dia.

Permintaan tambahan anggaran di Satpol PP, BPBD dan Dishub Sumenep, dengan alasan untuk kegiatan patroli pada pelaksanaan PPKM darurat yang dimulai 3 Agustus hingga perpanjangan saat ini.

Namun pada kenyataannya, anggarannya untuk Satpol PP dan BPBD Sumenep  justru berkurang. Hanya ada alokasi anggaran di Dishub Sumenep.

Sedangkan untuk RSUD MA dan Dinkes, menuntut untuk kebutuhan untuk tenaga kesehatan, alat-alat kesehatan seperti rapid test, serta alat kesehatan lainnya. Sebab, semakin banyaknya pasien Covid-19. Permintaan itu disetujui dengan penambahan anggaran.

Sebelumnya, total dana Covid-19 yang disediakan di 5 OPD itu senlai 16.218.962.800, rinciannya, Satpol PP senilai Rp950.081.600, BPBD senilai Rp256.381.200, RSUD senilai Rp12.500.000.000, Dinkes senilai Rp15.000.000.000 dan Dishub tidak teranggarkan di BTT sebelumnya.

Setelah direvisi, anggaran Satpol PP ditambah sebesar Rp 298.845.120, sehingga menjadi Rp1.248.926.720. BPBD ditambah Rp354.800.000 sehingga menjadi Rp611.181.200. Dinkes ditambah Rp10.500.000.000 sehingga menjadi Rp25.500.000.000. Anggaran di RSUD ditambah Rp4.825.750.000 sehingga menjadi Rp17.325.750.000. Sedangkan penganggaran baru di Dishub Sumenep sebesar Rp191.100.000.

“Tidak semua anggaran yang telah dianggarkan dilakukan pencairan, pencairan pada OPD disesuaikan dengan kebutuhan,” tandasnya.

Diketahui, total anggaran Covid-19 tahun 2021 senilai Rp90.000.000.000. Anggaran tersebut bersumber dari BTT senilai Rp36.966.056.309 dan dari SIPD senilai Rp53.033.943.691.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari menegaskan bahwa dana Covid-19 bukan untuk dipermainkan. Tetapi, untuk diperuntukkan pada Covid-19. Harapannya, dana senilai Rp16 miliar lebih itu dipergunakan sebagaimana mestinya.

“Jangan ada kesempatan adanya kepentingan pribadi. Tetapi, untuk kegiatan yang bermakna untuk bersama,” begitu pesan Juhari. (imd/waw)

DANA COVID-19 5 OPD SUMENEP

SEBELUM DITAMBAH

Satpol PP        : Rp950.081.600

Dishub             : tidak teranggarkan

BPBD             : Rp256.381.200

RSUD             : Rp12.500.000.000

Dinkes             : Rp15.000.000.000

TOTAL           : 28.706.462.800

PENAMBAHAN

Satpol PP        : Rp 298.845.120

Dishub             : Rp191.100.000

BPBD             : Rp354.800.000

RSUD             : Rp4.825.750.000

Dinkes             : Rp10.500.000.000

TOTAL           : 16.170.495.120

SETELAH DITAMBAH

Satpol PP        : Rp1.248.926.720

BPBD             : Rp611.181.200

Dinkes             : Rp25.500.000.000

RSUD             : Rp17.325.750.000

Dishub             : Rp191.100.000

TOTAL           : Rp44.876.957.920

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *