Angka Kemiskinan Capai 20,16 Persen

  • Whatsapp
KESEJAHTERAN: Di Kota Keris ini masih banyak kehidupan yang tergolongkurang layak.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Angka kemiskinan di Bumi Sumekar mengalami peningkatan. Padahal, sejumlah program pengentasan kemiskinan untuk mengurangi ketimpangan ekonomi masyarakat itu telah dilakukan oleh OPD yang berwenang.

Kasi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik(BPS) Kabupaten Sumenep Agung Wijaksono mengutarakan, Angka kemiskinan dari tahun ke tahun naik. Pada tahun 2017, sebanyak 313.330 orang atau 19,62 persen masuk kategori miskin. Sementara pada tahun 2018, sebanyak 340.033 atau 20,16 dari jumlah penduduk 1.081.204. Untuk tahun 2019 masih tahap pendataan, jumlahnya masih belum diketahui.

“Untuk tahun 2019 masih tahap pendataan,” katanya, Minggu (22/9).

Dijelaskan, data jumlah penduduk di tahun 2019 sebanyak 1.085.227 jiwa yang nantinya diukur dengan data kemiskinan pada tahun 2019.

Pada tahun 2017, jumlah penduduk miskin di Sumenep menempati peringkat ketiga se-Madura, setelah Kabupaten Sampang dan Bangkalan.

Penyebab kemiskinan tersebut yakni, karena penghasilan masyarakat rata-rata di bawah 340,33 ribu rupiah perkapita perbulan. Bahkan menurutnya, hal itu ditemukan setelah dilaksanakannya evaluasi laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumenep tahun 2018.

Dilanjutkan, tolok ukur kemiskinan makro mengacu pada jumlah kalori ditambah pengeluaran lain. Untuk itu, agar masyarakat bisa melihat dengan jelas pendapatannya, maka survei petugas di lapangan dengan sampel seribu rumah dilakukan dengan melihat sisi pengeluaran perbulan setiap penduduk.

“Semoga pada tahun selanjutnya menurun,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Penanganganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep Moh. Zaini menyampaikan, angka kemiskinan memang meningkat. Namun Dinsos telah memprogramkan pengentasan kemiskinan yakni melalui program RTLH, BPNT, penyandang cacat, pemulung, janda, dan lansia.

“Saat ini masih dalam tahap pelaksanaan,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *