Angka Pasien Covid-19 Bangkalan Terus Turun, Bed Rumah Sakit Mulai Kosong

  • Whatsapp
(FOTO : KM/FA'IN NADOFATUL M.) MELANDAI: Rumah karantina di gedung Balai Diklat Bangkalan yang mulai sepi dari pasien Covid-19

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Kerja keras Satgas Covid-19 Bangkalan untuk menurunkan angka kasus aktif mulai membuahkan hasil. Berdasarkan hasil bed occupancy rate (BOR) atau keterpakaian tempat tidur (TT) baik di rumah karantina maupun di rumah sakit umum daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan menunjukkan penurunan.

Berdasarkan laporan dari rumah sakit ke Satgas Covid-19 Bangkalan BOR per Kamis (19/8/2021),  hanya berada di angka 23 persen.

Bacaan Lainnya

Padahal pada 29 Juli 2021, BOR rumah sakit masih menunjukkan angka 41,72 persen dan 1 Agustus BOR masih di angka 39,86 persen. Ratusan tempat tidur yang disediakan, baik di ruang ICU maupun di ruang isolasi rumah sakit juga dikurangi.

Sekarang, tempat tidur yang disediakan rumah sakit untuk pasien Covid-19 hanya 85 kasur. 78 bed disediakan di ruang isolasi dengan jumlah 19 pasien dan 8 TT berada di ICU dengan jumlah pasien suspek Covid-19 sebanyak 4 orang pada Kamis (19/8/2021).

“Artinya pasien Covid-19 sudah menurun. Meski BOR sudah tidak tinggi, masyarakat tidak boleh lengah. Tetap patuhi protokol kesehatan (protkes) dengan ketat, karena wabah Covid-19 belum berakhir,” pesan Humas Satgas Covid-19 Bangkalan Agus Zein saat memaparkan kondisi kasus aktif Covid-19 di Bangkalan.

Pada saat terjadi lonjakan kasus baru pada Mei-Juni lalu, TT yang disediakan rumah sakit mencapai 229 bed. Lalu pada Juli mulai menurun dengan menyediakan bed sebanyak 156 TT.

Begitu pula dengan kondisi rumah karantina yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan di gedung Balai Diklat dan Balai Pelatihan Kerja (BLK) juga tidak banyak ditempati pasien.

“Kalau di Balai Diklat terisi 10 pasien, isolasi mandiri (isman) sebanyak 66 orang dan 34 pasien di RSUD Syamrabu, per Sabtu (22/8/2021),” jelasnya mengenai pasien yang berada di Bangkalan.

Sedangkan pasien yang menjalani perawatan di luar Bangkalan, ada 16 orang di rumah sakit rujukan Surabaya, 6 pasien di rumah sakit Lapangan Indrapura dan isman satu orang. Agus menyebut, jika ditotal, kasus aktif hanya sekitar 133 orang. Hal ini diakuinya jauh lebih sedikit dibandingkan akhir bulan Juli lalu sebanyak 578 pasien.

“Kasus kematian setiap harinya sekarang hanya 3 sampai 5 orang. Kemarin (Sabtu, red) 5 orang, tapi kasus sembuh mencapai 12 orang per harinya,” ujarnya dengan yakin bisa mengatasi wabah Covid-19.

Saat ini Bangkalan masih menjalankan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Sehingga dia meminta masyarakat untuk tetap patuh pada imbauan pemerintah. Meski BOR mulai turun, kasus aktif setiap hari tetap ada. Sabtu (21/8/2021) kasus baru ada 3 orang.

“Seperti halnya angka kematian, masih tercatat ada 5 orang. Tetap hati-hati,” tandas lelaki yang juga menjabat sebagai kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bangkalan ini. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *