Angka Penurunan Stunting Melambat, Bantuan Gizi Tidak Merata

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH SA'ED) STUNTING:  Bantuan olahan makanan dari dinas perikanan sampai saat ini belum direalisasikan.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Bantuan olahan makanan kepada penderita gizi buruk di Dinas Perikanan (Diskan) Bangkalan belum merata. Hal itu terbukti bantuan untuk mengurangi stunting itu hanya mencakup tiga desa.

Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Bangkalan Moh Zaini menyampaikan, program olahan makanan di dinasnya diberikan kepada anak stunting. Program itu diharapkan bisa membantu perkembangan pertumbuhan anak.

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, penerima bantuan tersebut bukan untuk masyarakat terdampak Covid-19, melainkan diberikan kepada orang yang melilki keturunan gizi buruk.

“Bantuan ini bukan diberikan kepada terdampak Covid-19 melainkan akan diberikan kepada masyarakat yang sulit untuk berkembang.” Imbuhnya.

Zaini menambahkan, program bantuan dari provinsi itu dikatakannya tidak merata, hanya sebagian wilayah saja. Bantuan itu cenderung diberikan di daerah pesisir.

“Tidak semua penduduk pesisir yang diberikan bantuan, melainkan hanya kepada 3 desa dengan jumlah 150 bantuan olahan ikan.

“Akan membagikan 150 olahan ikan kepada tiga desa di Kecamatan Kwanyar di antaranya Desa Tebul, Dlemer serta  Desa Morombuh,”  jelasnya.

Pihaknya berharap dengan bantuan seperti itu agar bisa membantu dan memperbaiki gizi anak yang memiliki keturunan gizi buruk.

Ditambahkan, bantuan itu akan bertahap, jadi bagi yang belum mendapatkan bantuan akan diusulkan pada tahun berikutnya.

Terpisah, salah satu masyarakat di Desa Kwanyar Ahmad Basori mengaku bahwa sebelumnya pernah didata oleh Dinas Perikanan. Namun sampai saat ini bantuan yang dijanjikan itu tak kunjung direalisasikan.

“Kabarnya bantuan itu akan diberikan kepada masyarakat yang memiliki gizi buruk, namun sampai sekarang belum ada, dan berharap bantuan ini merata,” singkatnya. (sae/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *