Antara Wabah dan Ghibah

  • Whatsapp

Covid-19 adalah wabah yang cukup populer sekarang ini, bahkan mengglobal, semua orang mengenal nya bahkan menjadi trending topic setiap hari nya. Berbagai kabar mengenai wabah ini semakin meningkat hari demi hari, seperti yg kita ketahui wabah virus corona ini sangat cepat penyebaran nya, maka dari itu pemerintah melakukan berbagai cara untuk mencegah penyebaran virus ini, mulai dari menyemprotkan cairan disinfektan menggunakan mobil water cannon, polisi yang bertugas di berbagai perbatasan Kabupaten dll, semua itu tidak lain merupakan bentuk ikhtiar dari pemerintah demi kebaikan negri ini.

Peta penyebaran Covid-19 ini pun tidak hanya menyebar ke daerah perkotaan saja, melainkan hampir semua daerah di setiap kabupaten pun ikut bersiaga dengan virus ini sesuai dengan protokol yang ada. misal nya di anjurkannya bermasker, jaga jarak, di sediakan nya tempat cuci tangan di setiap tempat seperti pasar, bank, mart, dan masjid.

Begitu pula bagi mereka yang menggantungkan hidup nya pada pekerjaan nya, bekerja banting tulang untuk menyambung hidup, bekerja banting otak untuk merangkai hidup kedepan nya mereka pun merasakan dampak yang signifikan efek Covid-19 ini, di tambah lagi dengan kebijakan lock down, maka sebagian dari masyarakat yang mayoritas ekonomi menengah ke bawah akan tetap bekerja walaupun harus menghadapi mara bahaya demi menghidupi keluarga nya

Sedangkan di masa-masa yang sangat genting ini media sangat berpengaruh sekali, di mulai agar kita dapat mengetahui info tentang perkembangan covid-19 itu sendiri, kebijakan – kebijakan pemerintah, perkembangan ekonomi, bahkan pelaksanaan pendidikan yang notabene melalui media pembelajaran daring.

Dan tak sedikit pula mereka memanfaatkan moment ini demi kepuasan pribadi, misalnya membuat resah banyak massa dengan berita Covid-19 yang belum jelas kevalidannya, juga membagikan link dengan embel-embel inilah itulah padahal sesungguhnya phising, memanaskan kaum antar agama dengan mempermainkan peraturan agama itu sendiri seakan paling benar, dan berbagai postingan gambar – gambar lainnya yang dapat memicu terjadinya makar, dendam dll. Tanpa mengesampingkan hal itu bahwa kadang itulah tempat mereka mencari makan.

Nah kita disini sebagai rakyat harus selektif dalam memilah dan memilih ketika membaca berita, jangan mudah terpancing dan semacamnya, karena yang terpenting adalah menjaga keluarga kita dari Covid19 ini dengan membiasakan hidup bersih, bermasker, selalu berwudhu’ dan berdoa kepada yang maha kuasa untuk segera memusnahkan virus ini.(*)

 

 

 

* Moh Andy Barir,

Prodi: Pendidikan Bahasa Arab, Semester: 6, Fakultas: Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura (IAIN Madura).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *