oleh

Antisipasi Kelangkaan, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg

Kabarmadura.id/SUMENEP-Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V mempersiapkan strategi penyaluran yang optimal guna memenuhi kebutuhan energi ke masyarakat, termasuk kebutuhan LPG di wilayah Jawa Timur. Strategi itu dilakukan, dalam rangka Bulan Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Unit Manager Communication and CSR MOR V-Jatimbalinus Rustam Aji menyampaikan, Pertamina bahkan membentuk tim Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) khusus LPG. Satgas itu akan bertugas sejak H-30 hingga H+15 Idul Fitri.

Tim satgas ini akan berperan khusus dalam memantau dan mengkordinasikan penyaluran LPG mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi hingga pemantauan kondisi di lapangan, sehingga ketersediaan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi.

Untuk kebutuhan LPG sendiri, pada kondisi normal, rata-rata konsumsi untuk LPG 3 kg di wilayah Madura sebanyak 95.200 tabung per hari. Pertamina memprediksi, konsumsi LPG akan mengalami kenaikan 5 persen sampai dengan 10 persen pada Mei dan Juni 2019.

Dalam rangka mengantisipasi adanya kenaikan kebutuhan penggunaan LPG, Pertamina telah menyiapkan alokasi tambahan sebanyak 95.200 tabung LPG 3 kg, untuk didistribusikan pada minggu kedua Ramadan atau pada tanggal 13 sampai den18 Mei.

“Penambahan tersebut, akan dibagi ke Kabupaten Bangkalan sebanyak 26.880 tabung, Pamekasan 15.120 tabung, Sampang 16.800 tabung, dan Sumenep sebanyak 36.400 tabung,” jelasnya.

Adanya tambahan distribusi LPG 3 kg diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebagai contoh, penyaluran LPG 3 kg di Bangkalan pada Bulan Mei disiapkan sebanyak 21.280 tabung per hari (64 metric ton per hari), naik sebesar 10 persen dibandingkan penyaluran normal di awal tahun sebanyak 19.320 tabung per hari.

Demikian juga penyaluran LPG 3 kg di Sumenep pada Bulan Mei , disiapkan sebanyak 24.400 tabung per hari (74,3 metric ton per hari), naik sebesar 5 persen dibandingkan penyaluran normal di awal tahun sebesar 23.120 tabung per hari.

Kemudian khusus untuk wilayah kepulauan di Sumenep yang terdiri dari delapan kecamatan, disuplai oleh sebanyak 36 pangkalan dengan penyaluran sebesar 53.800 tabung per bulan.

Berkenaan dengan kestabilan harga, Pertamina telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait seperti Satgas Pangan, Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, dan TPID di Jawa Timur.

“Lalu untuk kelancaran proses distribusi, Pertamina juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPH Migas, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM, dan juga mitra Pertamina seperti Hiswana Migas,” terangnya.

Pasalnya, masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina, baik melalui nomer kontak maupun media sosial Pertamina. (ong/rei)

Komentar

News Feed