Antusiasme Peserta Seminar Society 5.0 di Luar Dugaan

  • Whatsapp
SEMARAK: Para penyaji saat menyampaikan penyajian materi di acara seminar nasional mengenai perkembangan society 5.0 di STIEBA Madura, Sabtu (16/3).

Kabarmadura.id/SUMENEP-Seminar nasional tentang perkembangan teknologi society 5.0, memiliki daya tarik cukup mengesankan. Kegiatan tersebut, diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bahaudin Mudhary (STIEBA) Madura dengan tema “Pemerintah Desa Menghadapi Era Society 5.0.”

Sejumlah tokoh besar Indonesia hadir di acara tersebut. Bahkan, ruangan yang disediakan oleh panitia tidak mampu menampung kedatangan ratusan pesertanya. Banyak peserta yang terpaksa harus menyimak dari luar ruangan dikarenakan kapasitas ruangan yang tidak mumpuni.

Acara tersebut dihadiri anggota III Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Achsanul Qosasi, Dirjen PPMD Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Taufik Madjid dan Profesor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Prijono Tjiptoherianto.

Salah satu panitia seminar Nurul Fajriatul Hasanah mengungkapkan, para peserta sampai-sampai tidak mampu terdata secara pasti, karena begitu banyak peserta yang datang di luar undangan,

“Karena banyak yang datang dari di luar undangan resminya, karena di Aula, kapasitasnya 150 orang,” jelasnya kepada Kabar Madura, Sabtu (16/3).

Demi menghormati hadirnya tamu yang berjubel, terpaksa para mahasiswa harus ditempatkan di luar ruang, bersama dengan peserta yang datang terlambat. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 12.00 WIB

Para peserta sangat antusias dalam mengikuti diskusi yang berlangsung. Hal ini terlihat ketika banyaknya pertanyaan yang disampaikan ekpada narasumber. Kendati begitu, tidak semua bisa mendapatkan kesempatan, karena keterbatasan waktu yang dimiliki oleh penyaji.

Dalam acara itu, juga dihadiri 18 kepala desa di Kabupaten Sumenep, para pendamping desa, perwakilan dinas pemberdayaan masyarakat dan desa seluruh Madura, wakil bupati Bangkalan, dan juga orang nomor satu di Sumenep, A Busyro Karim, sekaligus memberi sambutan dan mengapresiasi terselenggaranya acara tersebut. (mad/ong/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *