APBD Sampang Defisit Rp239 Miliar, Terpaksa Harus Utang Pemerintah Pusat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) SINYAL BERHEMAT: Pemkab Sampang sampai berutang ke pemerintah pusat untuk menutupi defisit APBD tahun 2021.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terpaksa meminjam uang kepada pemerintah pusat sebesar Rp75,5 miliar. Tindakan tersebut dilakukan untuk menutupi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sampang tahun 2021.

Pasalnya, terjadi selisih antara APBD dan total belanja. APBD dari sisi pendapatan sebesar Rp1,8 triliun. Sedangkan total belanja sebesar Rp2,1 triliun. Sehingga, untuk menutupi defisit tersebut, daerah terpaksa berhutang ke pemerintah pusat. Sedangkan nilai defisitnya berkisar Rp239.781.514.688.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang (Kabid) Pembendaharaan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Laili Akmaliyah mengatakan, kekurangan tersebut sempat ditutup dengan sisa lebih penggunaan anggaran (SiLPA) dari APBD tahun sebelumnya, nilainya sebesar Rp186 miliar. Sayangnya, SiLPA tidak bisa menutup defisit anggaran.

“Defisit itu dibayarkan dari SiLPA dan pinjam ke pemerintah pusat Rp75,5 miliar,” tutur Laili, Selasa (29/6/21).  (mal/waw)

Berdasarkan Perbup Sampang Nomor 89 Tahun 2020 tentang Penjabaran APBD 2021, nilai defisit mencapai Rp239.781.514.688

KONDISI APBD SAMPANG 2021

APBD Sampang 2021: Rp1.871.474.797.332

Belanja Daerah: Rp2.111.256.312.020

UPAYA MENUTUPI DEFISIT APBD:

Gunakan SiLPA APBD 2020 senilai Rp186.000.000.000

Pinjaman pemerintah pusat senilai Rp75.500.000.000

Penerimaan kembali pemberian pinjaman daerah senilai Rp781.514.688

RIWAYAT DEFISIT APBD SAMPANG

  • 2019 = Rp79.712.828.470

Ditutup SiLPA Rp78 miliar dan penerimaan kembali investasi dana bergulir Rp1 miliar

  • 2020:  Rp86 miliar

Ditutup SiLPA senilai Rp85 miliar dan penerimaan kembali investasi dana bergulir Rp500 juta

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *