APBDes Belum Rampung, Dua Desa di Sumenep Tidak Bisa Mencairkan DD/ADD

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BEKERJA: Dua desa tidak dapat menggaji perangkat desanya karena sampai saat ini belum merampungkan APBDes.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Meski realisasi anggaran sudah berjalan enam bulan. Namun dari ratusan desa terdapat dua desa yang sampai saat ini belum bisa menikmati Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Pencairan anggaran terhadap dua desa tersebut terpaksa dibekukan karena tidak merampungkan laporan keuangan tahun 2020.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Supardi mengatakan, dari 334 desa dan kelurahan masih ada dua desa yang belum bisa mencairkan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Sehingga dampaknya sampai saat ini tidak ada tunjangan maupun gaji yang diterima oleh perangkat desa.

Bacaan Lainnya

“Kabarnya RAPBDes belum tuntas. Mekanismenya kalau DD menunggu laporan dari desa, tapi kalau ADD kan wilayah kabupaten, pembentukan RAPBDes harus berdasarkan laporan itu,” katanya, Selasa (15/6/2021).

Sebagai upayanya, Pardi menambahkan, pihaknya melakukan peninjauan ke tingkat kecamatan. Hal itu dilakukan untuk memastikan kendala terkait persoalan yang berhubungan dengan APBDes.

“Kami hari ini turun ke bawah, jika tetap tidak ada pengajuamn maka otomatis bakal disilpakan nanti,” imbuhnya.

Biasanya yang menjadi kendala adalah petunjuk teknis (juknis) pelaporan yang masih belum diselesaikan, termasuk rancangan RAPBDes yang diabaikan oleh desa. Sehingga DD dan ADD tidak dapat dinikmati.

Pardi menambahkan, biasanya yang juga menjadi penyebab adalah ada pekerjaan di tahun 2020 masih belum terlaksana., Sehingga hal itu sangat berpengaruh pada kelancaran realisasi APBDes.

“Masih tersisa, tapi sedikit, hanya dua desa. Kami sudah koordinasikan dengan camatnya, laporan dan rancangan APBDesnya, sehingga tidak bisa cair sampai saat ini,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, dua desa yang belum mencairkan DD dan ADD yakni Desa Pragaan Daya Kecamatan Pragaan dan Desa Batu Ampar Kecamatan Guluk-Guluk.

Sekadar diketahui tahun 2021 pagu besaran anggaran DD adalah Rp337.720.100.000. Sedangkan ADD Rp119.431.876.200. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *