Apresiasi Gemilang Festival Sepak Bola KU-12 HUT KM ke-7

  • Whatsapp
GRASSROOT: Festival Sepak Bola KU-12 yang digelar Harian Kabar Madura di Gelora Olahraga A. Yani Sumenep, Minggu (30/6) dalam rangka perayaan hari ulang tahun Kabar Madura ke-7.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengapresiasi Festival Sepak Bola KU-12 yang diselenggarakan oleh Koran Harian Kabar Madura di Gelora Olahraga A. Yani Sumenep, Minggu (30/6) dalam rangka perayaan hari ulang tahun Kabar Madura ke-7.

Mewakili Bupati Sumenep A Busyro Karim, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Edi Rasiadi mengungkapkan apresiasinya terhadap Kabar Madura yang telah membuat Festival Sepak Bola KU-12. Terlebih, kegiatan itu difokuskan pada pembinaan akar rumput, yakni memperkenalkan teori sepak bola untuk usia dini.

“Kami sangat apresiasi festival yang digagas Kabar Madura ini, ini perlu ditindaklanjuti,” ungkapnya kepada para hadirin yang hadir pada saat itu, Minggu (30/6).

Selain kegiatan yang menuai banyak apresiasi, di lain sisi kegiatan yang sangat mendidik ini dijadikan sebagai langkah awal pembibitan pemain-pemain sepak bola profesional, sehingga nantinya bermunculan pemain-pemain berkualitas yang berasak dari putra daerah.

Dalam kegitatan tersebut, anak-anak Sumenep diberi pemahaman tentang Filosofi Sepak bola Indonesia (Filanesia), yakni sebuah kurikulum yang mengutamakan gaya sepak bola khas Indonesia. Kurikulum yang disusun pada tahun 2017 lalu itu, disampaikan langsung oleh 20 pelatih sepak bola profesional berlisensi D dari Askab PSSI Pamekasan.

Selain mengenalkan latihan gaya sepak bola ala Filanesia, para peserta yang seluruhnya masih duduk di kursi sekolah dasar (SD) tersebut, juga langsung dipraktikkan sekaligus dinilai langsung oleh para pelatih.

Dalam festival yang diikuti sebanyak 110 peserta itu, terdapat lima penghargaan yang dipersembahkan, antara lain topskor untuk tiga peserta, pemain terbaik  untuk dua peserta, tim terbaik, tim fairplay dan tim dengan kostum terbaik.

Selaras dengan sekda Sumenep, Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu Ziaul Haq mengungkapkan bahwa para siswa-siswa ini harus berlajar dan berlatih dengan baik supaya menjadi pemain profesional. Apalagi, pihaknya sudah komitmen mengisi pemain Madura United U-16, U-18, dan U 20, yang semuanya merupakan putra daerah Madura.

“Madura United itu bukan hanya milik Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, maupun Pamekasan, tetapi milik kita semua,” ungkapnya sembari membakar semangat para siswa yang berbaris di depannya, Minggu (30/6).

Kegiatan ini bekerja sama dengan berbagai instansi di seluruh Madura, antara lain Pemkab Semenep dalam hal ini Disbudparpora dan Dinas Pendidikan dan BPRS Sumenep.

Selain itu, juga didukung oleh Sahabat Ahmad Fauzi, Uniba Sumenep, Askab PSSI Sumenep, Askab PSSI Pamekasan, Ayam Brewok Sakera, PT. PBMB, Dinas Pendidikan Pamekasan, Dinas Pendidikan Sampang dan Dinas Pendidikan Bangkalan.

Dalam festival tersebut, diikuti 110 peserta dari sepuluh klub yang berasal dari sejumlah sekolah dasar yang berbeda di Sumenep. (mad/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *