Apresiasi Wabup untuk Acara Ngopi dan Akustikan

  • Whatsapp
RUANG AKTUALISASI: Wabup Sumenep saat ikut nimbrung di kegiatan Ngopi dan Akustikan di area Taman Adipura Sumenep.

Sumenep yang Mulai Serasa Yogyakarta

Tidak perlu bingung akhir pekan mau kemana. Kini, Taman Adipura atau Taman Bunga (TB) Sumenep, menawarkan suasana lebih indah dari biasanya. Tidak hanya pemandangan yang sejuk dengan balutan taman yang eksotis. Tetapi juga ada kegiatan bertajuk Panggung Kreasi Anak Negeri yang dikemas dalam kegiatan bernama Ngobrol Inspirasi (Ngopi) dan Akustikan.

FATHORRAHMAN, SUMENEP

Acara yang digagas oleh kaum muda yang tergabung dalam Rumah Aspirasi Pemuda (RuAs Pemuda) bersama Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi ini, sengaja digelar untuk menjadikan Taman Adipura lebih hidup lagi, tidak lagi angker dan sepi. Acara ini bebas untuk masyarakat umum, terutama para anak muda.

Direktur RuAs Pemuda, Ahmad Zainullah mengatakan bahwa acara Ngopi dan Akustikan sejatinya adalah gagasan yang sudah lama RuAs Pemuda rencanakan. Namun, kata Zen, sapaan akrab Ahmad Zainullah, baru tahun ini terealisasi.

“Acara ini rutin digelar setiap Sabtu malam (malam minggu). Jadi, bagi setiap grup musik, baik dari sekolah, kampus maupun dari komunitas lain bisa menampilkan penampilan terbaiknya. Termasuk yang juga mau menyumbang, baik puisi maupun kreativitas lain, silahkan datang, tidak boleh cangung-canggung,” paparnya.

Zen sapaannya, menjelaskan bahwa acara ini bebas untuk masyarakat Sumenep, lebih-lebih anak muda. “Silakan yang suka nyanyi dan ngemusik, datang ke Taman Adipura. Termasuk yang suka berpuisi dan ngelawak. Kini, kita sediakan panggung. Gratis kok. Daripada bingung dan boring di rumah,” jelas Zen.

Termasuk, lanjut Zen, bagi yang ingin menyumbang, juga tidak perlu bawa alat-alat akustikan. “Karena alat-alat juga kita sediakan. Tinggal pakek aja,” imbuhnya.

Meski demikian, Zen meminta untuk tidak membuat onar, apalagi miras dan nyabu. “Acara ini no miras, no nyabu. Tetapi kalau musik dan kreativitas yes,” tegas mantan aktivis PMII ini.

Bagi grup musik yang hendak tampil, syaratnya mudah. Cukup kirim nama/grup musik ke RuAs Pemuda. Selain itu, setiap grup minimal membawakan lagu daerah (Madura) 2 lagu. “Sementara jadwal tampil akan kita umumkan lewat poster,” paparnya.

Diketahui, acara ngopi dan akustikan sudah berlangsung selama lima kali. Pada Minggu, 2 Februari 2019 kemarin, acara ini pertama kalinya digelar. Antusiasme masyarakat luar biasa. Bahkan beberapa warga dan pemuda menyumbangkan lagu, termasuk wakil bupati Sumenep, Kepala Disparbudpora Sufiyanto, Kabid Pemuda dan Olahraga Mohammad Iksan.

Pada Minggu, 9 Februari 2019, Ngopi dan Akustikan juga kedatangan Kepala Dinas PU Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP dan Cikatarung) Bambang Irianto. Sadey Gozal dan Encung Wahyudi juga ikut menyumbangkan lagu.

Kemudian pada Sabtu malam, 16 Februari 2019, selain penampilan-penampilan dari grup-grup musik anak SMA dan musikalisasi puisi, juga ada ngobrol inspirasi dengan kepala BNNK Sumenep terkait bahaya narkoba untuk masa depan anak muda.

Acara tersebut nampak semakin meriah, karena tiba-tiba Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma juga menunjukkan batang hidungnya untuk mendukung acara yang baru pertama kali digelar ini.

Kemudian, pada tanggal 23 Februari 2019, acara yang live di RRI itu juga dimeriahkan oleh beragam penampilan. Selain grup musik akustik, juga ada musikalisasi puisi dari siswa SD yang tergabung dalam swing music school.

Di hari Sabtu, 2 Maret 2019, juga ada penampilan ul daul dari anak-anak SMA Lanceng Spectra. Termasuk juga ada penampilan seni lukis dari Komunitas Lukis Anak Muda Sumenep. Tak ketinggalan, acara ini juga mendapat apresiasi dari Kadisdik Jatim Cabang Sumenep, H Sugiono Eksantoso. Ia hadir dan ngobrol inspirasi dengan para pengunjung dan anak muda.

Pada pekan selanjutnya, tepatnya pada tanggal 9 Maret 2019, acara Ngopi dan Akustikan semakin menarik saja. Gagasan ini menarik perhatian Ardea KDI untuk tampil. Bersama grup bandnya, ia mampu mengibur dan “menyihir” para pengunjung Taman Adipura Sumenep dengan suaranya yang merdu.

Di sela-sela acara itu, tiba-tiba ada wabup Sumenep dan dandim 0827 Sumenep ikut memeriahkan.

“Acara ini luar biasa, ini baru pertama kalinya di Sumenep. Pemkab Sumenep mengapresiasi acara ini,” kata Wabup Sumenep Achmad Fauzi.

Fauzi yang memang dekat dengan anak muda ini mengaku akan terus mensuport kegiatan-kegiatan yang positif. “Darimana miras dan narkoba, lebih baik unjuk gigi di sini,” tegasnya. (ong/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *