oleh

AQ: Berhentinya Kompetisi Timbulkan Masalah Baru

KABARMADURA.ID – Nasib kompetisi Liga 1 2020 masih belum jelas, walaupun semua kkub sudah sepakat dilanjutkan. Bahkan, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menggaransi akan diputar.

Sejauh ini, kendalanya di Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak menurunkan izin keramaian. Polri berdalih dengan alasan Covid-19 dan mendekati pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Desember depan.

Sejatinya, PSSI telah mewacanakan tiga opsi jadwal pekan keempat Liga 1 2020, yakni 1 November, 1 Desember 2020, atau 1 Januari 2020.

Belum jelasnya nasib kompetisi domestik tertinggi Indonesia itu membuat Presiden Madura United Achsanul Qosasi angkat bicara. Dia mengimbau semua kkub agar latihan dari rumah jika Selasa (20/10/2020) belum menemui kepastian.

“Jika sampai 20 Oktober tidak ada kepastian, semua klub sebaiknya berhenti latihan dan TFT (training from home atau latihan dari rumah), sambil saling mendoakan sehat,” pintanya, Jumat (16/10/2020).

Sejauh ini, Madura United intens menggekar latihan sembari beruji coba sejak berkumpul, Kamis (20/8/2020).

Lebih lanjut, pria yang familiar disapa AQ ini menyampaikan, akan muncul masalah baru ketika Liga 1 2020 gagal berlangsung. Sebab, semua klub telah memiliki kontrak dengan pemain dan official, serta telah melakukan renegosiasi kontrak melalui regulasi SKEK 53 yang dikeluarkan PSSI.

“Latihan dan kompetisi berhenti, masalah baru akan mulai. Sebanyak 2.590 pemain dan official akan bermasalah dengan klubnya. Itu terkait kontrak,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed