AQ: Madura United Mampu Tingkatkan PDRB

  • Whatsapp
TOKOH PEMERSATU: Presiden Klub Madura United FC Achsanul Qosasi saat peresmian kantor KUP Pojur Pamekasan, kembali mengajak masyarakat Madura untuk menyatukan komitmen membangun Madura.

Kabarmadura.id – Angka produk domestik regional bruto (PDRB) Pamekasan berada di posisi paling buncit dari empat kabupaten yang ada di Madura. Tercatat, PDRB Pamekasan berada di angka 13.528.03, atau berjarak 15 poin dari PDRB tertinggi yang tempati Sumenep sebesar 28.971.14.

Prisiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi, di sela-sela sambutan dalam kegiatan peresmian kantor KUP Pojur di Jalan Raya Tlanakan Nomor 10 KM 1 Tlanakan, Sabtu (6/10), mengajak Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, untuk bersama-sama meningkatkan PDRB di wilayahnya.

Meski Kabupaten Pamekasan tidak memiliki sumber daya alam (SDA) berupa minyak bumi dan gas (migas), seperti tiga kabupaten lain di Madura, namun dia meyakini, Pamekasan masih memiliki potensi lokal yang bisa dijual untuk meninngkatkan PDRB. Salah satunya melalui sepakbola.

Dikatakan pria yang akrab disapa AQ itu, sepak bola sebagai salah satu industri hiburan, memiliki peran besar terhadap PDRB di Pamekasan. Dia mencontohkan, klub Madura United FC yang saat ini berhome base di Pamekasan, mampu membantu pemkab melalui turn over yang dihasilkan saat laga berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.

“Turn Over pada pertandingan home Madura United di Pamekasan bisa mencapai Rp1,6 miliar, ini potensi besar untuk meningkatkan PDRD di Pamekasan,” tegasnya. Sabtu malam. (6/10).

Pemaparan AQ tentang PDRB itu, disampaikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Tercatat, PDRB Pamekasan hanya 13.528.03.

Sementara, Kabupaten Sampang berada di posisi ketiga dengan 16.24.38. kemudian di atasnya ada Kabupaten Bangkalan dengan PDRB 20.134.40. Posisi teratas ditempati Kabupaten Sumenep dengan PDRB 28.971.14.

“Data yang saya sampaikan ini bersumber dari BPS tahun 2011. Saya yakin, jika mengacu kepada `turn over` pertandingan Madura United sebesar Rp1,6 miliar, PDRB Pamekasan akan bertambah,” katanya.

Tokoh pemersatu Madura melalui sepakbola itu melanjutkan, potensi besar dimiliki Kabupaten Pamekasan untuk meningkatkan PDRB. Meski tidak memiliki migas seperti tiga kabupaten lain, dengan keberadaan Madura United yang berhomebase di Pamekasan, dia optimistis PDRB Pamekasan bisa meningkat.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyambut antusias optmimisme Achsanul Qosasi dalam meningkatkan PDRD di Pamekasan. Dia mengakui, keberadaan klub Madura United telah memberikan kontribusi nyata dalam membangunan sejumlah sektor di bumi Ratu Pamelingan. Utamanya pengembangan pada sektor ekonomi kerakyatan di Pamekasan.

Baddrut mengatakan, jika pemaparan yang disampaikan AQ tentang kondisi riil di Pamekasan, diakui sangat membantu dirinya untuk menjawab sejumlah tantangan besar dalam pembangunan di Pamekasan.

Selain tantangan PDRB yang sangat rendah, kondisi IPM serta sektor-sektor penunjang pembangunan lainnya, akan menjadi tantangan dalam lima tahun kepemimpinannya ke depan. Dengan pemaparan data dan penawaran solusi yang disampaikan AQ, Baddrut mengaku juga optimistis bisa meningkatakan pembangunan di Pamekasan ke arah yang lebih baik.

“Kita butuh kerja sama dari seluruh stakeholder untuk bisa membangun Pamekasan ke arah yang lebih baik,” katanya. (pin/waw/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *