AQ, Madura United Siap Patahkan Prasangka Buruk

  • Whatsapp
AYO BANGKIT: Momentum kembali suci yang jadi harapan dalam acara halalbihalal yang digelar Pemkab Pamekasan  Rabu (26/6), terselip motivasi dan harapan mematahkan prasangka buruk di setiap laga lawan Persebaya.

Kabarmadura.id-Sebelum menjalani pertandingan bertajuk Derbi Suramadu di Stadion Gelora Madura Pamelingan (SGMP) Pamekasan, Kamis (27/6) sore, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyempatkan mengundang para pemain dan seluruh tim Madura United menggelar halalbihalal di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (26/6) malam.

Dalam suasana yang nampak sangat guyub tersebut, juga dihadiri secara langsung oleh Presiden Klub Madura United Achsanul Qosasi. Tampak pula Wakil Bupati Pamekasan Raje’e, Manajer Madura United Haruna Soemitro dan beberapa petinggi PT PBMB, perusahaan yang menaungi Madura United FC.

Presiden klub yang akrab disapa AQ ini, terlihat sangat akrab dengan Bupati Baddrut. Keduanya terlihat bercengkerama dengan akrab, seolah seperti teman yang sudah lama bertemu. Para petinggi ini, termasuk Pelatih Madura United Dejan Antonic menempati meja bagian tengah, dikelingi pemain dan seluruh official yang juga menempati meja bundar lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, AQ didaulat untuk menyampaikan sambutan. Dinyatakan bahwa dirinya memiliki keinginan sangat kuat untuk mematahkan rekor buruk tanpa menang atas Persebaya Surabaya dalam 7 (tujuh) laga terakhir . Diketahui, klub yang dihuni Ruben Sanadi cs itu, telah menang empat kali dan tiga kali imbang lawan Laskar Sape Kerrab.

Catatan tidak pernah menang itulah, ujar AQ, yang  menyebabkan banyak  prasangka buruk terhadap  Madura United. Dengan begitu, pilihannya hanya satu, adalah harus menang. Apalagi, Piala Indonesia juga merupakan kejuaraan yang diplot untuk mengantar pemenangnya bisa berlaga di kompetisi tingkat Asia.

“Mau dijelaskan bagaimanapun karena memang tidak pernah menang  mereka selalu memiliki praduga kurang baik. Ini juga perlu diingat kejuaraan yang paling dekat untuk bisa menjadi juara saat ini adalah di Piala Indonesia. Kalau Liga 1 masih ada 30 pertandingan lagi yang harus dijalani,” ujarnya.

Bahkan, pria asal Kecamatan Lenteng, Sumenep ini meminta langsung kepada Kapen Tim Madura United Greg Nwokolo untuk memimpin rekan satu timnya dengan menciptakan seranan yang sporadis agar bisa memenangi laga melawan Persebaa Surabaya.

“Sebab, laga ini spesial yang membuat saya langsung terbang ke Madura. Makanya, kami bilang ke manajer (Haruna Soemitro) jangan sampai kalah,” tegasnya.

Di samping itu, AQ menjelaskan, laga kontra The Green Force-julukan Persebaya Surabaya begitu merepotkan. Sebab, jika timnya kalah, akan berujsung dugaan mengalah.

“Lawan Persebaya (Surabaya), ini repot. Jika kalah diduga merembuk (mengalah). Saya ingin patahkan itu semua,” ungkap pria asal Lenteng Sumenep ini.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Badrut Tamam juga mendokan Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan untuk bisa menang pada Derbi Suramadu kedelapan ini.

“Mudah-mudahan pertandingan besok, berkat acara malam ini (halal bi halal), kami bisa mendapat kemenangan (sembati disambut gemuruh sebutan Amiin),” pungkasnya. (idy/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *