oleh

Ar-Rahman, Masjid yang Ramai dengan Pemuda

Kabaradura.id/Pamekasan-Angin laut di Desa Pagagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan berhembus kencang hingga ke Masjid Ar-Rahman. Bagaimana tidak? Masjid tersebut hanya berjarak sekitar 120 meter dengan laut.

Dari masjid menuju laut tidak terhalang perkampungan. Hanya saja, terdapat pohon-pohon rindang dan pemakaman. Tak ayal, angin laut memberikan sensasi tersendiri kala duduk di teras masjid tersebut.

Masjid ini masih dalam tahap pembangunan dimulai sejak 2018 silam. Namun, masjid ini dapat ditempati untuk salat berjamaah. Kata totoh masyarakat setempat Arif Marsito. Pembangunan masih belum dilanutkan kembali, lantaran terkendala anggaran.

“Ini bukan sedang direhab, tapi pembangunannya belum selesai, masih terkendala anggaran. Masjid ini dimulai sejak tiga tahunan hingga sekarang. Meskipun belum selesai, masjid ini sudah bisa digunakan untuk salat berjamaah,” tuturnya kepada Kabar Madura  di teras masjid, Selasa (31/3/2020) setelah menjadi imam salat Zuhur.

BACA JUGA: Masjid Nurul Huda, Menggema Khatmil Qur’an Setiap Hari

Sejauh ini, masih belum banyak aktivitas yang dilakukan di masjid Ar-Rahman ini. Menurut Arif, rutinitas setiap hari biasanya salat berjamaah lima waktu dan salat jumat. Serta, zikir setelah salat berjamaah.

“Aktivitasnya ya salat berjamaah lima waktu dan salat Jumat. Iya, zikiran seperti biasa. Itu yang biasa dilakukan di masjid ini,” sambungnya sembari menikmati hembusan angin dari laut, serta sedang bersandar ke tembok masjid.

Arif menjelaskan, ketika salat berjamaah Zuhur, Ashar, dan Subuh biasanya hanya berkisar belasan jamaah, berbeda dengan salat Magrib dan Isya yang bisa lebih banyak.

Lebih lanjut, ustaz asal Kecamatan Kalianget, Sumenep itu sudah menetap di Desa Pagagan selama 20 tahun ini menambahkan, yang membuat hidup tidak terlepas dari giatnya pemuda untuk salat berjamaah di masjid. Pada waktu salat Zuhur dan Asar, pemuda di Desa Pagagan bakal lebih mendominasi.

“Memang banyak jamaah dari pemuda-pemuda desa sini, anak-anak juga ada, terutama salat Zuhur seperti ini banyak yang muda-muda. Kondisi ini bagus, mereka memanfaatkan adanya masjid untuk salat berjamaah, tidak salat sendiri di rumah,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed